mahkota555

Dibalik Mapenaling, Lapas Narkotika Bandar Lampung Tanamkan Pola Hidup Sehat dan Disiplin bagi WBP Baru

Dibalik Mapenaling, Lapas Narkotika Bandar Lampung Tanamkan Pola Hidup Sehat dan Disiplin bagi WBP Baru

Bandar Lampung, majalahglobal.com – Dibalik deru langkah dan gerak teratur di area blok Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling), Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang baru masuk ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung tampak antusias mengikuti kegiatan olahraga rutin, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam pembinaan awal, sekaligus langkah pertama menanamkan pola hidup sehat, disiplin, dan positif bagi para WBP.

Olahraga pagi tersebut dipandu langsung oleh petugas Lapas dan dilaksanakan dengan tertib, aman, serta penuh semangat. Gerakan pemanasan, senam, hingga latihan fisik ringan disusun sedemikian rupa agar mudah diikuti oleh seluruh WBP yang tengah menjalani Mapenaling.

Selain untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan stamina, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana membangun kekompakan, kedisiplinan, serta membantu WBP beradaptasi dengan lingkungan baru. Pola hidup yang teratur sejak awal diharapkan menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan selanjutnya.

Melalui aktivitas fisik yang terukur dan terarah, Lapas Narkotika Bandar Lampung berupaya menghadirkan proses adaptasi yang humanis. WBP tidak hanya dikenalkan pada aturan dan tata tertib, tetapi juga diajak merasakan bahwa pembinaan di dalam lapas menaruh perhatian pada kesehatan fisik dan mental mereka.

Kegiatan berjalan lancar di bawah pengawasan petugas, tanpa adanya kendala berarti, dan menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, serta produktif.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menegaskan bahwa kegiatan olahraga bagi WBP Mapenaling bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi pembinaan awal yang terarah.

“Mapenaling adalah pintu awal WBP memasuki proses pembinaan di Lapas. Melalui kegiatan olahraga rutin, kami ingin menanamkan kedisiplinan, kekompakan, dan pola hidup sehat sejak hari pertama mereka berada di sini,” ujar Jumadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental WBP menjadi salah satu prioritas utama.

“WBP yang sehat secara fisik akan lebih siap menerima program pembinaan lainnya, baik kepribadian maupun kemandirian. Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, namun tetap tegas dan berorientasi pada perubahan perilaku ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Di akhir, Jumadi berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi WBP untuk memperbaiki diri.

“Kami ingin para WBP menyadari bahwa masa pembinaan ini adalah kesempatan kedua untuk memperbaiki hidup. Dari olahraga sederhana inilah kami mulai membangun kebiasaan positif, agar setelah bebas nanti mereka bisa kembali ke masyarakat dengan karakter yang lebih kuat dan siap berkontribusi secara positif,” tutup Jumadi.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *