Halsel – Camat Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Nasarudin Hasan, SE Kembali menggelar rapat evaluasi bersama para Kepala Desa (Kades) se-kecamatan yang berada di Wilayah tugasnya.
Pertemuan dihadiri langsung Camat Bacan Selatan, Nasarudin Hasan, SE bersama para Kades yang tidak disebutkan namanya satu persatu.
Rapat dalam rangka evaluasi kinerja oknum Kades di Bacan Selatan, yang diduga belum maksimal dalam memberikan pelayana terhadap Masyarakatnya.
“Rapat kali ini, terutamanya evaluasi kinerja oknum Kades yang belum maksimal dalam memberikan pelayanan ke warganya” Kata Camat saat di temui Wartawan diruang kerjanya, senin (24/112025) sekitar pukul 14:00 Wit.
Menurut camat, pertemuan yang kembali di gelar sebulan sudah 2 kali ini, lebih mengutamakan peran Kades dalam pengelolaan dana desa, serta utamakan kemitraan dengan rekan-rekan Jurnalis.
“Bulan November ini, Dua kali kita gelar rapat evaluasi. Pertemuan kali ini, saya lebih menekankan peran para kades dalam penggunaan dana desa, dan yang paling utama jangan menjauhi rekan-rekan Media.
Kita harus berkolaborasi dengan teman Media. karena setiap berita yang merupakan hasil karya Jurnalistik, itu di lindungi UU PERS dan Ini juga merupakan bahan evaluasi untuk kita semua terus membenahi diri,” Jelas Camat
Dalam pertemuan tersebut, Camat Bacan Selatan kembali menegaskan bahwa di tahun berikutnya tdak ada lagi seperti apa yang terjadi sekarang ini.
“Saya lebih menegaskan dalam pertemuan kali ini, semua hal berkaitan dengan dana desa yang belum di selesaikan agar secepatnya dituntaskan.
Sehingga di tahun berikutnya 2026 tidak ada lagi keluhan Warga yang mempersoalkan terutamanya hak-hak seperti BLT dan Insetif harus di utamakan dan dituntaskan, serta program pusat atau Nasional wajib dilaksanakan,” Tegas Camat.
Camat juga memastikan rapat evaluasi akan terus digelar setiap bulannya selama dirinya masih menjabat.
“Rapat evaluasi bukan saja kali ini, tetapi setiap bulannya akan kita laksanakan selama saya masih menjabat sebagai camat.
Dengan harapan, apa yang terjadi di tahun 2025, kedepanya 2026 kesalahan seperti minuman keras, perselingkuhan dan penggunaan dana desa yang tidak tepat sasaran agar jangan lagi terulang kembali,”Harapnya.
(Jurnalis/Kandi)










