mahkota555

Sosialisasi Zero HALINAR dan Tata Cara Kunjungan di Rutan Kelas I Bandar Lampung: Komitmen Mewujudkan Pemasyarakatan yang Aman dan Bermartabat

Sosialisasi Zero HALINAR dan Tata Cara Kunjungan di Rutan Kelas I Bandar Lampung: Komitmen Mewujudkan Pemasyarakatan yang Aman dan Bermartabat

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap penerapan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan aman, jajaran pengamanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait penerapan Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba), serta penegasan kembali tata cara kunjungan bagi warga binaan dan pengunjung, pada Senin (22/09/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rizqi Putra Sandika dan menyasar seluruh blok hunian, mulai dari Blok Seminung, Blok Krakatau, hingga Blok Pesagi.

Dalam kesempatan tersebut, Rizqi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk langkah preventif dan edukatif untuk memastikan seluruh warga binaan memahami dan mematuhi aturan yang berlaku. Lebih dari itu, ini menjadi bagian dari upaya kolektif dalam mewujudkan Rutan yang bersih dari praktik-praktik yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Sosialisasi ini tidak hanya sekadar mengingatkan, tetapi juga menegaskan komitmen kami bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan bermartabat. Zero HALINAR bukan hanya slogan, tetapi komitmen nyata yang harus dijalankan oleh seluruh elemen di Rutan,” tegas Rizqi.

Selain menyoroti larangan keras terhadap penggunaan handphone, pungli, dan narkoba di lingkungan Rutan, sosialisasi juga menekankan kembali tata cara kunjungan yang telah diatur sesuai ketentuan, guna memastikan proses kunjungan berjalan tertib dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal negatif.

Seluruh jajaran pengamanan Rutan turut ambil bagian aktif dalam kegiatan ini, berdialog langsung dengan warga binaan, serta memberikan penjelasan secara detail dan humanis. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif baik dari petugas maupun warga binaan untuk menjaga dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif serta berintegritas tinggi.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *