mahkota555

Semarak Hari Raya Idul Fitri di Ponpes Khomsani Nur Klanting Lumajang

Lumajang – Suasana peringatan hari raya Idul Fitri terasa meriah di Pondok Pesantren Khomsani Nur Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

 

Yang mana kegiatan ini merupakan rutinitas setiap tahun sekali dan Alhamdulillah bisa Istiqomah pelaksanaannya.

 

Mulai Minggu malam, sebagian santri baik putra maupun putri yang tidak pulang sebanyak 40 orang melaksanakan kegiatan Takbiran. Hal ini untuk menyambut datangnya hari raya Idul Fitri yang jatuh pada hari Senin 31/3.

 

Keesokan harinya tepatnya pukul 06.05 wib seluruh santri dan ustadz melaksanakan sholat Idul Fitri di Masjid Baitur Rohmah dengan berjamaah.

Setelahnya para santri melaksanakan sungkeman ke Pengasuh Pesantren dan para Guru.

 

Makna Tradisi Sungkeman:

Dikutip dari jurnal berjudul “Pendidikan Karakter Melalui Tradisi Sungkeman Adat Jawa” karya Nurpeni Priyatiningsih, berikut beberapa makna tradisi sungkeman.

 

1. Permohonan maaf sebagai kebutuhan batin

 

2. Sebuah perilaku menghormati sesama manusia dan terutama menghormati orang tua

 

3. Bentuk kerukunan antarsesama dengan orang tua, orang yang dituakan, dan warga masyarakat umumnya

 

4. Sikap yang melatih ketenangan dan kenyamanan jiwa

 

5. Dapat memberikan contoh perilaku manusia yang sesuai aturan

 

6. Menanamkan akhlak yang mulia

 

7. Membentuk individu yang memiliki rasa tanggung jawab dan berjiwa santun, serta menjunjung etika

 

8. Bentuk ucapan terima kasih kepada orang tua, saudara dan orang yang dihormati.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah bagi semuanya. Semoga tahun ini lebih baik dan penuh dengan keberkahan dari Allah SWT, Amin. (Atz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *