mahkota555

NasDem Bersholawat Dipadati 6000 Warga: Wakil Ketua DPRD Mojokerto Minta Maaf Hadiah Terbatas, Ketua NasDem Mojokerto Doakan Utang Lunas, Bupati Mojokerto Beri Restu

NasDem Bersholawat Dipadati 6000 Warga: Wakil Ketua DPRD Mojokerto Minta Maaf Hadiah Terbatas, Ketua NasDem Mojokerto Doakan Utang Lunas, Bupati Mojokerto Beri Restu
Dari kiri: Bupati Mojokerto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ketua DPD NasDem Kabupaten Mojokerto
Majalahglobal.com, Mojokerto – Sabtu malam, 31 Oktober 2026, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, berubah. Lapangan desa yang biasanya sepi, malam itu dipenuhi lautan manusia. Lebih dari 6.000 jemaah, didominasi ibu-ibu berhijab, duduk lesehan menghadap satu panggung besar dengan sorot lampu biru dan layar LED raksasa bertuliskan “NASDEM BERSHOLAWAT – Hari Santri Nasional & HUT NasDem ke-15 Tahun”.

 

Acara yang digelar DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto ini bukan sekadar perayaan ulang tahun partai. Ia dibingkai dengan sholawat, munajat, dan doa bersama.

 

Malam itu, tiga sambutan disampaikan secara berurutan, dari Wakil Ketua DPRD, Ketua DPD NasDem, hingga Bupati Mojokerto. Tiga gaya yang berbeda, namun satu tujuan.

NasDem Bersholawat Dipadati 6000 Warga: Wakil Ketua DPRD Mojokerto Minta Maaf Hadiah Terbatas, Ketua NasDem Mojokerto Doakan Utang Lunas, Bupati Mojokerto Beri Restu
Wakil Ketua DPD NasDem Kabupaten Mojokerto saat memberikan sambutan

Pembuka acara adalah Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mojokerto dari Partai NasDem, H. Khoirul Amin, S.Sos. Ia tampil sebagai wakil panitia penyelenggara.

 

Dengan tiga kali salam yang dibalas kompak oleh ribuan jemaah, ia membuka sambutan dengan penuh energi.

 

“Satu kali lagi yang belakang, sing paling banter, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujarnya yang disambut gemuruh jawaban jemaah.

 

Setelah membaca basmalah dan hamdalah, ia memperkenalkan satu per satu tokoh yang hadir, tanpa ada yang terlewat. Pertama, ia menyapa Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. atau Gus Barra. “Bupati kita beliau Gus Muhammad Al Barra, tepuk tangan bisa hadir di tengah-tengah kita.”

 

Kedua, ia menyapa Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, H. Muhammad Habibur Rochman, S.E. “Beliau anggota DPR RI, DPR kita nggih, Alhamdulillah.”

 

Kemudian ia menyebut jajaran Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Mojokerto: Abah Edi Sasmito, Pak Heri Suyatnoko, Ainul Yakin, Ahmad Ghofir, Bu Nurhani, Mas Aji, dan Bu Widayati.

 

Ia juga memperkenalkan H. Suwandi Firdaus anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi NasDem yang juga Ketua Buruh SPSI se-Jawa Timur dan juga H. Soleh dari Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Jatim, Ketua Bawaslu dan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, seluruh Korcam NasDem se-Kabupaten, hingga tokoh NU, MWCNU, dan Grup Sholawat Al Mubarok.

 

Di tengah antusiasme warga yang membludak hingga 6.000 orang lebih, H. Khoirul Amin juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

 

“Kami mewakili panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya jikalau panjenengan nanti tidak dapat hadiah, karena hanya satu pesertanya sekitar enam ribu lebih. Ada doorprize macam-macam,” katanya.

 

Namun, ia menutup dengan pesan politik yang paling penting.

 

“Kami mohon doa restu panjenengan semua, kami Fraksi NasDem baik di RI, baik di Provinsi maupun di Kabupaten Mojokerto berkeinginan untuk berkhidmat, berkeinginan untuk memajukan masyarakat Mojokerto. Di tahun yang ke-15, NasDem berkhidmat. Tahun 2029 NasDem harus menang. Setuju?”

 

Serentak, ribuan jemaah menjawab, “Setuju! Menang!”

NasDem Bersholawat Dipadati 6000 Warga: Wakil Ketua DPRD Mojokerto Minta Maaf Hadiah Terbatas, Ketua NasDem Mojokerto Doakan Utang Lunas, Bupati Mojokerto Beri Restu
Sambutan Ketua DPD NasDem Kabupaten Mojokerto

Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto yang juga Anggota DPR RI, H. Muhammad Habibur Rochman, S.E.

 

Jika sambutan pertama adalah soal penghormatan dan target, sambutan kedua adalah soal doa yang membumi.

 

“Saya selaku Ketua DPD Kabupaten Mojokerto Partai NasDem dan juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada panjenengan semuanya yang telah hadir untuk bermunajat dan juga bersholawat bersama-sama pada perayaan hari ulang tahun Partai NasDem dan juga Hari Santri Nasional,” ujarnya.

 

Ia lalu memanjatkan doa untuk partainya di usia ke-15 tahun ini.

 

“Mudah-mudahan Partai NasDem di Kabupaten Mojokerto senantiasa mendapatkan ridho dan juga pertolongan serta mendapatkan amanah yang lebih besar lagi dari seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” kata Habibur Rochman.

 

Namun yang membuat suasana cair adalah doanya untuk jemaah. Dengan diselingi bahasa Jawa, ia mendoakan hal yang paling dekat dengan kehidupan warga sehari-hari: barokah dan lunas utang.

 

“Mugi-mugi sedanten ingkang rawuh mendapatkan barokah dan juga ridhanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mugi-mugi sing rawuh utange lunas, hatine seneng. Amin Allahumma Amin,” katanya yang langsung disambut gemuruh amin.

 

Ia bahkan berkelakar, “Mugi-mugi sing rawuh utange lunas. Sinten sing lunasi? Mugi-mugi sing rawuh lunas sedanten utange, nek disahur nek mboten disaur nggih mboten lunas-lunas.”

 

Tawa pun pecah. Ia menutup dengan pantun sederhana yang khas, “Ikan sepat ikan gabus, kersane mboten lomba pidato, ya kulo akhiri.”

NasDem Bersholawat Dipadati 6000 Warga: Wakil Ketua DPRD Mojokerto Minta Maaf Hadiah Terbatas, Ketua NasDem Mojokerto Doakan Utang Lunas, Bupati Mojokerto Beri Restu
Bupati Mojokerto saat memberikan sambutan

Sambutan pamungkas adalah dari Bupati Mojokerto, Gus Barra. Kehadirannya menjadi penanda restu pemerintah daerah terhadap kegiatan yang memadukan spirit keagamaan dan kebangsaan ini.

 

Sebagai Bupati dan juga tokoh pesantren, Gus Barra hadir bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar santri. Di hadapan ribuan jemaah dan para kiai, ia memberikan dukungan penuh bahwa peringatan Hari Santri Nasional harus dirayakan dengan cara yang khidmat seperti bersholawat bersama.

 

Kehadiran Gus Barra di panggung yang sama dengan unsur legislatif dari NasDem menunjukkan sinergi yang apik antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Mojokerto.

 

Malam itu di Desa Ngabar, politik tidak tampil dengan orasi yang keras. Ia tampil dengan sholawat, dengan permintaan maaf karena doorprize terbatas, dengan doa agar utang warga lunas, dan dengan restu dari seorang Bupati yang juga Gus. Di usia ke-15 tahun, NasDem di Mojokerto memilih merayakan dengan cara yang paling dekat dengan rakyat: duduk bersama, bersholawat bersama. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *