mahkota555

Bukan Dibangun Kontraktor, Jembatan Beton Garuda di Mojokerto Ini Dibangun Bahu-Membahu TNI dan Warga

MOJOKERTO – Jumat, 30 Oktober 2026, cuaca cerah di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Di atas Sungai Glonggongan, pemandangan yang tidak biasa terlihat.

 

 

Bukan hanya para pekerja konstruksi, melainkan personel berseragam loreng TNI bersama warga desa bahu-membahu mengecor sebuah jembatan. Material beton dituangkan dari truk molen, lalu diratakan bersama-sama, diarahkan, dan ditata dengan gotong royong.

 

Itulah potret pembangunan Jembatan Perintis Beton Garuda Tahap VII yang tengah dikerjakan Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat.

 

Jembatan ini bukan jembatan biasa. Ia adalah infrastruktur yang dinanti warga karena akan menjadi penghubung vital antar wilayah di Bangsal. Jika selesai, mobilitas warga akan lebih lancar, akses pertanian dan kegiatan ekonomi akan lebih mudah, dan aktivitas sosial akan lebih terhubung.

 

Hingga Jumat (30/10/2026), progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 68 persen. Angka yang menunjukkan bahwa jembatan ini semakin dekat menuju penyelesaian.

 

*Gotong Royong di Atas Beton Basah*

 

Dalam proses pengecoran kali ini, kebersamaan menjadi kunci. Tampak personel Kodim 0815 dan warga tidak canggung bekerja bersama. Ada yang mengarahkan cor, ada yang meratakan dengan alat sederhana, ada yang memastikan bekisting tetap kokoh.

 

Semangat kebersamaan inilah yang ingin ditonjolkan Kodim 0815/Mojokerto. Pembangunan infrastruktur tidak hanya soal semen dan besi, tetapi juga soal memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono, mengatakan keterlibatan langsung anggota TNI bersama masyarakat dalam proses pengecoran merupakan wujud nyata semangat kebersamaan untuk mempercepat pembangunan.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan Jembatan Beton Garuda memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Anggota kami bersama masyarakat turun langsung bekerja, saling membantu dalam setiap tahapan pekerjaan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana,” ungkapnya.

 

*Manfaat Nyata yang Dinanti*

 

Kapten Budiyono menambahkan, keberadaan Jembatan Beton Garuda nantinya diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Di wilayah pedesaan seperti Sumbertebu, jembatan adalah nadi. Tanpa jembatan yang layak, warga harus memutar jauh, hasil pertanian sulit diangkut, dan anak sekolah pun harus berjuang menyeberang sungai saat musim hujan.

 

Dengan adanya Jembatan Perintis Beton Garuda, mobilitas warga akan lebih lancar, akses antar dusun akan terbuka, dan roda perekonomian desa diharapkan berputar lebih cepat.

 

Melalui pembangunan jembatan ini, Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan komitmennya. Bukan hanya menjaga pertahanan, tetapi juga hadir langsung dalam pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan paling dasar masyarakat. Dari Sungai Glonggongan, semangat gotong royong itu kembali dihidupkan, dicor bersama beton yang akan berdiri puluhan tahun ke depan. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *