Perkuat Integritas dan Spiritual Pegawai, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Siraman Rohani
BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung menggelar kegiatan pembinaan mental dan spiritual melalui siraman rohani bagi pegawai dan peserta magang di Aula Teknis Rutan, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut bertujuan memperkuat keimanan, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral dan integritas dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas kedinasan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso, serta diikuti pejabat struktural, pegawai, dan peserta magang. Pembinaan ini menjadi salah satu upaya untuk membangun lingkungan kerja yang berlandaskan nilai keagamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, materi siraman rohani disampaikan oleh Dian Kusuma, salah satu pegawai Rutan Kelas I Bandar Lampung. Ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Tuhan sekaligus mempererat hubungan antarsesama melalui sikap saling mengingatkan dalam kebaikan.
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga salat sebagai kewajiban ibadah sekaligus fondasi pembentukan karakter seorang muslim. Salat tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga diharapkan mampu membentuk kedisiplinan, menjaga perilaku, serta menumbuhkan kesadaran untuk senantiasa berbuat baik.
Pesan tersebut sejalan dengan kandungan Al-Qur’an Surah Al-Ankabut ayat 45 yang menjelaskan bahwa salat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti menjunjung tinggi kejujuran, menjaga amanah, menghindari perbuatan tercela, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso, menekankan pentingnya pembinaan mental dan spiritual sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas.
“Pembinaan mental dan spiritual ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa integritas harus dibangun dari kesadaran diri dan nilai-nilai kebaikan yang kita pegang. Saya berharap seluruh pegawai dan peserta magang tidak hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam sikap, kedisiplinan, kejujuran, serta tanggung jawab saat menjalankan tugas,” ujar Tri Wahyu Santoso.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan budaya saling mengingatkan dalam kebaikan di lingkungan kerja. Dengan landasan moral dan spiritual yang kuat, setiap petugas diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, menjaga amanah, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat dan warga binaan.
Melalui kegiatan siraman rohani ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung berupaya menjadikan pembinaan spiritual sebagai bagian dari penguatan karakter aparatur pemasyarakatan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh jajaran untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan pribadi maupun kedinasan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Semangat pembinaan ini diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis, profesional, dan berintegritas, sekaligus memperkuat komitmen jajaran Rutan Kelas I Bandar Lampung dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan dan kepentingan masyarakat.
Oleh: Andi Raya










