mahkota555

Perkuat Manajemen Talenta ASN, Kakanwil Ditjenpas Lampung Hadiri dan Buka ProASN Tahap II

Perkuat Manajemen Talenta ASN, Kakanwil Ditjenpas Lampung Hadiri dan Buka ProASN Tahap II

BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, M. Hilal, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Uji Kompetensi Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) Tahap II di UPT BKN Provinsi Lampung, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pemetaan potensi, kompetensi, literasi digital, serta preferensi karier pegawai.

Pelaksanaan ProASN Tahap II diarahkan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kapasitas dan potensi aparatur. Hasil pemetaan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merencanakan pengembangan kompetensi, pembinaan karier, serta penempatan pegawai sesuai dengan potensi individu dan kebutuhan organisasi.

Kehadiran M. Hilal sekaligus membuka kegiatan tersebut menegaskan dukungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung terhadap pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang terencana, objektif, dan berkelanjutan.
Dalam konteks pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, penguatan kompetensi ASN menjadi salah satu aspek penting untuk membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab dinamika dan tantangan pelayanan publik.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, M. Hilal, menegaskan pentingnya pemetaan potensi dan kompetensi ASN sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang profesional dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
“Profiling ASN merupakan langkah penting untuk mengenali potensi, memetakan kompetensi, dan memahami kebutuhan pengembangan setiap pegawai. Dengan pemetaan yang tepat, pengembangan kompetensi dan karier ASN diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, objektif, dan selaras dengan kebutuhan organisasi,” ujar M. Hilal.

Ia menambahkan, penguatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian berkelanjutan agar setiap pegawai mampu mengoptimalkan potensi dan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya secara profesional.
“Melalui ProASN, kami berharap seluruh jajaran Pemasyarakatan semakin termotivasi untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugas. ASN yang kompeten dan berintegritas merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berkualitas,” tambahnya.

Dorong Pengelolaan Talenta Berbasis Potensi dan Kinerja
Program ProASN tidak hanya berorientasi pada pemetaan kemampuan aparatur, tetapi juga diharapkan mendukung tersedianya informasi yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pengembangan sumber daya manusia. Aspek literasi digital dan preferensi karier turut menjadi bagian dari pemetaan untuk memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kesiapan dan arah pengembangan pegawai.

Melalui pemanfaatan hasil profiling secara tepat, pengelolaan talenta diharapkan semakin mendukung kesesuaian antara kompetensi pegawai dan kebutuhan organisasi. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan manajemen ASN yang lebih terukur dan berorientasi pada pengembangan kapasitas aparatur.
Bagi jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, penguatan kompetensi tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pelaksanaan tugas, efektivitas organisasi, serta pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, pelaksanaan ProASN Tahap II menjadi salah satu langkah dalam mendukung pengembangan ASN yang berkelanjutan sekaligus memperkuat fondasi Manajemen Talenta di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *