mahkota555

Lapas Gunung Sugih Bekali Warga Binaan Keterampilan Barista Kopi, Sastra Irawan Dorong Kemandirian Usai Bebas

Lapas Gunung Sugih Bekali Warga Binaan Keterampilan Barista Kopi, Sastra Irawan Dorong Kemandirian Usai Bebas

GUNUNG SUGIH, majalahglobal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan pembuatan dan penyajian kopi atau barista. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) di Ruang Kegiatan Kerja Lapas Gunung Sugih ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.

Dalam pelatihan tersebut, warga binaan mendapatkan pengenalan dasar mengenai pengolahan dan penyajian kopi, mulai dari mengenali bahan, memahami proses pembuatan minuman kopi, menggunakan peralatan, hingga mempraktikkan teknik penyajian yang baik. Materi ini dirancang untuk memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di bidang kuliner, khususnya industri kopi.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunung Sugih, Sastra Irawan, menegaskan bahwa pembinaan keterampilan merupakan bagian penting dari upaya mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan bekal pengetahuan, kemampuan, dan kepercayaan diri.
“Kami ingin pembinaan di dalam lapas tidak hanya menjadi proses menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Melalui pelatihan barista kopi ini, kami berharap mereka memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun merintis usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.” ujar Sastra Irawan.

Menurutnya, keterampilan yang memiliki nilai ekonomi perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan yang berorientasi pada kemandirian. Dengan memperoleh pengalaman praktik, warga binaan diharapkan mampu mengenali potensi diri, meningkatkan produktivitas, serta memanfaatkan peluang usaha secara positif ketika kembali menjalani kehidupan di lingkungan masyarakat.

Lapas Kelas IIB Gunung Sugih berkomitmen untuk terus mendorong pelaksanaan program pembinaan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan. Pelatihan pembuatan dan penyajian kopi ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mempersiapkan mereka agar lebih siap menghadapi tantangan setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki motivasi untuk berubah, membangun kemandirian ekonomi, dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *