Tegas Berantas Pelanggaran Berat, Kalapas Metro Tetra Destorie Pindahkan 10 Warga Binaan ke Nusakambangan
METRO, majalahglobal.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Metro, Tetra Destorie, menegaskan komitmennya menindak tegas setiap pelanggaran tata tertib berat di lingkungan Lapas. Sebagai bentuk penegakan disiplin dan upaya menjaga keamanan serta ketertiban, sebanyak 10 warga binaan telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Tetra Destorie pada Jumat (16/10/2026). Kebijakan pemindahan itu merupakan bagian dari langkah tegas Lapas Kelas IIA Metro dalam menangani pelanggaran berat sekaligus mencegah terulangnya tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.
Dari 10 warga binaan yang dipindahkan, tiga orang di antaranya terkait dugaan rencana penerimaan tiga unit telepon genggam yang sebelumnya berhasil digagalkan petugas. Ketiga unit telepon genggam tersebut diamankan saat diduga hendak diselundupkan melalui ventilasi dapur kantor Lapas Metro.
Sementara itu, tujuh warga binaan lainnya dipindahkan karena telah tercatat dalam Register F akibat keterlibatan dalam tindakan yang dikategorikan sebagai pelanggaran berat dan mengganggu keamanan serta ketertiban.
Tetra menegaskan, pemindahan ke Nusakambangan bukan semata-mata ditujukan terhadap pelanggaran terkait telepon genggam. Kebijakan tersebut juga dapat diterapkan terhadap warga binaan yang terbukti melakukan pelanggaran tata tertib berat lainnya, termasuk keterlibatan dalam peredaran barang terlarang, narkoba, maupun tindakan yang mengancam keamanan dan ketertiban lapas.
“Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran tata tertib berat. Setiap warga binaan yang terbukti melakukan pelanggaran serius akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui pemindahan ke Nusakambangan apabila memenuhi persyaratan dan mekanisme yang ditetapkan. Jika ditemukan unsur tindak pidana, kami akan menindaklanjutinya melalui proses hukum,” tegas Tetra Destorie.
Menurutnya, ketegasan dalam penegakan aturan merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Langkah tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh warga binaan agar mematuhi tata tertib dan mengikuti program pembinaan secara sungguh-sungguh.
“Ini menjadi peringatan keras bagi seluruh warga binaan agar tidak mencoba melanggar aturan. Kami berkomitmen menjaga Lapas Metro tetap bersih dari barang terlarang dan bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban. Warga binaan yang menaati aturan dan mengikuti pembinaan dengan baik harus dapat menjalani masa pembinaannya secara aman. Sebaliknya, setiap pelanggaran akan memiliki konsekuensi sesuai ketentuan,” ujarnya.
Tidak hanya menyasar warga binaan, Tetra juga menegaskan bahwa penegakan disiplin berlaku bagi seluruh petugas Lapas Metro. Ia memastikan tidak akan memberikan perlindungan kepada petugas yang terbukti terlibat dalam upaya penyelundupan barang terlarang maupun pelanggaran lainnya.
“Integritas petugas merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan lapas. Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi petugas yang terbukti menyalahgunakan kewenangan atau membantu penyelundupan barang terlarang. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan, dan apabila terdapat unsur pidana, akan diproses melalui jalur hukum,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Lapas Kelas IIA Metro akan terus memperkuat pengawasan internal, meningkatkan intensitas razia, serta mengidentifikasi dan menutup titik-titik rawan yang berpotensi dimanfaatkan untuk memasukkan barang terlarang.
Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan peluang terjadinya pelanggaran sekaligus memastikan seluruh warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dalam lingkungan yang aman dan tertib.
“Kami akan terus memperketat pengawasan dan mengevaluasi setiap celah yang berpotensi dimanfaatkan untuk melakukan pelanggaran. Tujuan kami bukan hanya menindak, tetapi juga mencegah, menjaga keamanan, serta memastikan proses pembinaan berjalan sebagaimana mestinya. Lapas harus menjadi tempat pembinaan yang tertib, aman, dan berintegritas,” pungkas Tetra Destorie.
Oleh: Andi Raya
081272255678










