mahkota555

Bukan Sekedar Diresmikan! Tim Itdam V/Brawijaya Sidak 12 Jembatan Garuda di Mojokerto, Jembatan Jabontegal Jadi Sasaran Pertama

MOJOKERTO – Kamis pagi (1/10/2026) di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, suasana tampak berbeda. Deru kendaraan yang melintas di atas Jembatan Beton Garuda yang baru diresmikan beberapa waktu lalu, tiba-tiba berhenti sejenak. Sebuah rombongan loreng datang meninjau.

 

 

Mereka adalah Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Inspektorat Kodam (Itdam) V/Brawijaya. Kedatangannya bukan untuk seremonial, melainkan untuk memastikan jembatan yang dibangun untuk rakyat itu benar-benar kokoh dan manfaatnya berkelanjutan.

 

Kegiatan ini adalah bagian dari agenda besar Itdam V/Brawijaya. Tidak tanggung-tanggung, ada 12 jembatan yang menjadi sasaran pemeriksaan di wilayah Kodim 0815/Mojokerto.

 

Untuk menjangkau semua sasaran secara bersamaan dan menyeluruh, Tim Dalwas Itdam V/Brawijaya dibagi menjadi dua tim.

 

Tim 2 dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Indra Budi Murachmat, S.I.P. Pergerakannya cukup padat. Sejumlah titik menjadi sasaran utamanya, di antaranya Jembatan Beton Garuda di Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Jembatan Beton Garuda di Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, Jembatan Beton Garuda di Desa Mojotamping, Jembatan Beton Garuda di Desa Pekuwon, serta Jembatan Armco Garuda di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.

 

Pantauan di lapangan, Tim 2 yang didampingi Kapten Cba Dodik Satriyo Nugroho beserta anggota Kodim 0815/Mojokerto, tampak teliti. Setibanya di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, mereka langsung turun meninjau kondisi fisik jembatan. Dari struktur beton, pondasi, hingga lingkungan sekitar yang menjadi akses vital masyarakat, semua dicek satu per satu.

 

Tak berlama-lama di Jabontegal, usai memastikan kondisi Jembatan Beton Garuda di Pungging itu dalam keadaan baik dan berfungsi optimal, rombongan langsung bergerak melanjutkan pemeriksaan ke Jembatan Beton di Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, sebelum meneruskan rangkaian pengawasan ke sasaran berikutnya di wilayah Bangsal.

 

Di waktu yang sama, di tempat yang berbeda, Tim 1 juga bergerak menyisir sejumlah jembatan di wilayah Kecamatan Bangsal, Dlanggu, Gondang, dan Trowulan. Setiap tim didampingi personel Kodim 0815/Mojokerto serta unsur kewilayahan di masing-masing lokasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemeriksaan di lapangan.

 

Langkah pengawasan ini menegaskan satu hal. Bahwa proses pembangunan infrastruktur TNI untuk rakyat tidak berhenti setelah pita peresmian digunting.

 

Pengawasan dan pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan jembatan yang telah dibangun dan diresmikan dapat terjaga kondisi, fungsi, serta manfaatnya bagi masyarakat dalam jangka panjang.

 

Keberadaan 12 Jembatan Beton Garuda tersebut kini menjadi nadi baru. Mobilitas warga menjadi lancar, aktivitas perekonomian desa semakin menggeliat, serta akses antar kawasan yang sebelumnya memiliki keterbatasan dan terisolasi kini terbuka lebar.

 

Melalui kegiatan Dalwas Itdam V/Brawijaya ini, TNI AD memastikan bahwa setiap jengkal infrastruktur yang dibangun benar-benar hadir untuk rakyat dan dijaga keberlanjutannya agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

 

(Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *