mahkota555

WBP Lapas Kelas I Bandar Lampung Ikuti Latihan Pramuka, Asah Disiplin, Kemandirian, dan Keterampilan

WBP Lapas Kelas I Bandar Lampung Ikuti Latihan Pramuka, Asah Disiplin, Kemandirian, dan Keterampilan

BANDAR LAMPUNG, majalahglobal.com — Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Bandar Lampung mengikuti latihan kepramukaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Lapas Kelas I Bandar Lampung tersebut menggandeng Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bandar Lampung dan dipandu langsung oleh Kak Doso.

Latihan kepramukaan menjadi salah satu wadah pembinaan positif untuk membentuk karakter WBP melalui berbagai aktivitas yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kemandirian, serta keterampilan praktis.
Dalam kegiatan tersebut, para WBP mendapatkan materi dasar kepramukaan, di antaranya latihan baris-berbaris (PBB), tali-temali, serta praktik membuat menara untuk pengibaran bendera.

Tak sekadar melatih keterampilan teknis, kegiatan juga menekankan pentingnya kekompakan dan kerja sama tim. Saat membuat menara, para WBP dituntut mampu berkoordinasi, memahami pembagian tugas, serta menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama.
Antusiasme terlihat dari keaktifan WBP dalam mengikuti setiap arahan instruktur dan mempraktikkan materi yang diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan turut diawasi staf Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan pembinaan.

Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, mengatakan kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter WBP melalui aktivitas yang positif dan edukatif.
“Pramuka bukan hanya tentang baris-berbaris atau tali-temali. Di dalamnya ada nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan dan kepedulian. Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada warga binaan agar mereka memiliki karakter yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ujar Gatot.

Sementara itu, Kasi Bimkemas Lapas Kelas I Bandar Lampung, Anggun Cici Rafila, menilai kegiatan kepramukaan dapat menjadi ruang bagi WBP untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang terarah dan konstruktif.
“Kami ingin setiap kegiatan pembinaan memberikan pengalaman yang bermakna bagi warga binaan. Melalui Pramuka, mereka belajar bahwa setiap keberhasilan membutuhkan kedisiplinan, kerja sama dan kemauan untuk terus belajar. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat mereka bawa sebagai bekal ketika nantinya kembali ke masyarakat,” ungkap Anggun.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan yang terarah, WBP didorong untuk mengenali potensi diri, membangun kedisiplinan, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri agar lebih produktif dan bertanggung jawab.
Nilai-nilai kepramukaan yang mengedepankan disiplin, kebersamaan, kemandirian, kepemimpinan, dan pengabdian diharapkan dapat terus tumbuh dalam diri WBP sebagai bekal dalam menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

“Pramuka bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Melalui disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan, kami ingin memberikan bekal positif kepada warga binaan agar semakin siap kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat.”pungkas Anggun.
Oleh: Andi Raya
081272255678

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *