Batang Hari – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan dan pelestarian seni serta kebudayaan daerah.
Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui keikutsertaan sanggar seni asal Kabupaten Batang Hari dalam Pagelaran Sedekah Ramo yang digelar di Taman Budaya Jambi, Sabtu (26/9/2026).
Pagelaran Sedekah Ramo merupakan salah satu program yang memberikan ruang bagi para seniman dan penggiat seni di Provinsi Jambi untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya yang dimiliki masing-masing kabupaten/kota.
Dalam kegiatan tersebut, dari 11 sanggar seni yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, Sanggar Selaras Sekato menjadi salah satu sanggar yang terpilih untuk tampil mewakili Kabupaten Batang Hari.
Sanggar Selaras Sekato bersama Sanggar Mayang Mengurai dan Sanggar Bako Lantang turut menyuguhkan berbagai penampilan seni khas Kabupaten Batang Hari. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Batang Hari kepada masyarakat luas melalui seni pertunjukan.
Keikutsertaan sanggar-sanggar seni Batang Hari dalam kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief dan Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Ibu Zulva Fadhil.
Dukungan juga datang dari perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang Hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari melalui Kepala Bidang Kebudayaan, perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang Hari, serta perwakilan Taman Budaya Jambi melalui Kepala Bidang terkait.
Pagelaran ini berlangsung dengan baik dan mendapat apresiasi dari para penonton. Kehadiran sanggar seni Batang Hari diharapkan tidak hanya menjadi ruang bagi para seniman untuk berkarya, tetapi juga menjadi sarana promosi dan pelestarian kebudayaan daerah. (Darmawan)










