MOJOKERTO – Fajar baru saja menyingsing di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu, 16 September 2026. Namun suasana di Pasar Legi Desa Tangunan, Kecamatan Puri, sudah ramai oleh aktivitas yang berbeda dari biasanya.
Puluhan warga bersama personel TNI dan Polri tampak bahu membahu membersihkan sudut demi sudut pasar. Dengan peralatan sederhana, mereka mengangkat sampah, merapikan rumput liar, dan menata kembali lingkungan pasar agar lebih bersih dan nyaman.
Kegiatan tersebut merupakan Karya Bhakti yang digelar Kodim 0815 Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia Tahun 2026.
Sedikitnya 110 orang terlibat dalam aksi gotong royong ini. Mereka terdiri dari personel Kodim 0815 Mojokerto, anggota TNI-Polri, unsur pemerintah kecamatan dan desa, Linmas, Pramuka Saka Wira Kartika, serta masyarakat Desa Tangunan.
Kegiatan diawali dengan apel Karya Bhakti yang digelar di depan Pasar Legi. Dalam amanat Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, yang dibacakan Pabungdim 0815 Mayor Kav Parsono, ditegaskan bahwa peringatan HUT TNI bukan sekadar acara seremonial.
Menurut Dandim, momentum ulang tahun TNI harus menjadi pengingat jati diri TNI sebagai tentara yang lahir, tumbuh, dan berjuang bersama rakyat.
“Melalui Karya Bhakti ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan pasar, tetapi juga membangun disiplin, kesadaran dan budaya gotong royong. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegas Dandim dalam amanatnya.
Usai pelaksanaan apel dan doa bersama, seluruh peserta langsung bergerak menuju sasaran yang telah ditentukan. Tumpukan sampah di tempat pembuangan belakang pasar dibersihkan, sementara rumput liar yang tumbuh di sisi kanan dan kiri jalan sekitar pasar juga dirapikan.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Tidak ada jarak antara aparat berseragam dan warga sipil. Semua berbaur, saling membantu, dan bekerja dengan tujuan yang sama, yakni mewujudkan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Pada kesempatan tersebut, Dandim juga berpesan kepada para pedagang dan masyarakat agar hasil dari kegiatan bersih-bersih ini dijaga secara berkelanjutan. Karya Bhakti akan lebih bermakna jika kesadaran menjaga kebersihan terus dilakukan setelah kegiatan selesai.
“Mari kita rawat dan jaga bersama apa yang telah kita bersihkan hari ini. Ketika seluruh komponen bangsa bergerak bersama, pekerjaan seberat apa pun dapat diselesaikan dengan baik. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” pesannya.
Kegiatan Karya Bhakti ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa tumbuh dari kebersamaan. Semangat gotong royong yang dihidupkan kembali mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui peringatan HUT ke-81 TNI, Kodim 0815 Mojokerto terus mendorong semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebab dari lingkungan yang dijaga bersama, akan tumbuh masyarakat yang semakin peduli, tertib, dan nyaman.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Ter Kodim 0815 Kapten Inf Budiyono, para Danramil jajaran, Camat Puri Satrio Wahyu Utomo, Kasi Trantib Kecamatan Puri Syafii, dan Kepala Desa Tangunan Mujio Wahono.
(Jay)










