Bupati Batang Hari “Ngantor” ke Jakarta Demi Benahi ASN: Merit System Jadi Kunci Pelayanan Publik

JAKARTA, majalahglobal.com – Langkah tak biasa diambil Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Alih-alih hanya berkirim surat, Bupati Mhd. Fadhil Arief memilih datang langsung ke jantung kepegawaian nasional.

 

 

Kamis, 10 September 2026, Bupati Fadhil Arief hadir di Ruang Data Gedung 1 Lantai 2 Badan Kepegawaian Negara, Jakarta Timur. Ia bukan sekadar bersilaturahmi. Orang nomor satu di Batang Hari itu membawa satu misi: memaparkan secara terbuka rancangan besar Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara di daerahnya.

 

Ekspose ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Pemkab Batang Hari kepada BKN beberapa waktu lalu. Tujuannya satu, memperkuat sistem manajemen ASN agar selaras dengan regulasi nasional dan kebutuhan pelayanan di daerah.

 

Di hadapan pejabat BKN, jajaran Pemkab Batang Hari membeberkan tiga pilar utama. Pertama, pemetaan kompetensi seluruh ASN. Kedua, skema pengembangan karier yang terukur. Ketiga, sistem promosi dan mutasi berbasis merit system, atau sistem penghargaan berdasarkan prestasi, bukan kedekatan.

 

“Ini bukan wacana lagi. Kami ingin memastikan setiap penempatan ASN di Batang Hari benar-benar dilakukan berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja,” ujar Bupati Fadhil Arief di sela ekspose.

 

Bagi Bupati, reformasi birokrasi tidak bisa ditunda. Di tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat dan tidak berbelit, kualitas ASN menjadi faktor penentu.

 

“Kami ingin membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja. Karena ujungnya adalah pelayanan kepada masyarakat dan kelancaran pembangunan,” tegasnya.

 

Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Batang Hari, Asisten I dan III, Kepala Inspektorat, para Kepala Dinas, serta seluruh jajaran BKPSDMD Batang Hari. Dari pihak BKN, hadir pejabat terkait yang membidangi manajemen talenta dan pembinaan ASN.

 

Diskusi berlangsung dinamis. Tim BKN memberikan masukan teknis terkait pemetaan jabatan, penilaian kinerja, dan integrasi data ASN ke dalam sistem nasional.

 

Langkah Pemkab Batang Hari ini dinilai sejalan dengan amanat Undang-Undang ASN dan arahan pemerintah pusat untuk menerapkan merit system secara konsisten di seluruh instansi pemerintah.

 

Dengan ekspose ini, Pemkab Batang Hari berharap sistem Manajemen Talenta yang sedang dibangun bisa segera diimplementasikan. Harapannya, ke depan tidak ada lagi penempatan ASN yang asal-asalan. Yang ada adalah orang yang tepat, di tempat yang tepat, dengan tugas yang tepat.

 

Karena pada akhirnya, birokrasi yang baik akan melahirkan pelayanan publik yang baik pula.

 

(Darmawan)

Exit mobile version