mahkota555

Jembatan Garuda Jambuwok Tuntas, Buka Akses 4 Kecamatan dan Jadi Harapan Baru Warga Mojokerto

MOJOKERTO — Senyum lega dan rasa syukur terpancar dari wajah warga Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2026). Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V di Dusun Penowon dinyatakan rampung dan kini sudah bisa dilalui.

 

Jembatan beton sepanjang 75 meter dengan lebar 2 meter itu kini menjadi akses vital yang menghubungkan empat kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

 

*Akses Vital Penghubung 4 Kecamatan*

Kehadiran jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan. Jembatan juga menjadi jalur penghubung aktivitas warga mulai dari mobilitas sehari-hari, pertanian, pendidikan, kegiatan sosial, hingga akses terhadap pelayanan publik.

 

Sebelum ada jembatan yang memadai, warga harus menghadapi kondisi jembatan rapuh dan medan berat karena terhalang sungai. Kondisi itu menjadi kendala utama masyarakat dalam beraktivitas.

 

Kini, dengan selesainya Jembatan Perintis Garuda, tantangan akses yang dulu menyulitkan perlahan berubah menjadi kemudahan.

 

Jembatan sepanjang 75 meter ini dibangun melintasi bentang sungai sekitar 35 meter. Memiliki ketinggian sekitar 3 meter dengan kapasitas tonase hingga 3 ton.

 

Pembangunan dimulai sejak 8 Juni 2026 dan melibatkan personel TNI, teknisi, serta masyarakat setempat. Semangat gotong royong menjadi kunci hadirnya infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.

 

*Apresiasi Warga ke Presiden Prabowo*

Bagi warga Jambuwok, rampungnya jembatan ini menjadi momentum penting.

 

Kepala Desa Jambuwok, Supriatin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di daerah.

 

“Kami atas nama Pemerintah Desa Jambuwok dan seluruh warga sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kami. Dengan adanya jembatan ini, akses warga menjadi lebih mudah dan tentunya sangat membantu kegiatan masyarakat sehari-hari,” ujar Supriatin.

 

Ia menambahkan, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan warga Desa Jambuwok, tetapi juga masyarakat dari wilayah sekitar yang selama ini menggunakan jalur tersebut.

 

“Kami sangat bersyukur. Dulu masyarakat harus menghadapi akses yang tidak mudah, sekarang sudah ada jembatan yang lebih aman dan nyaman. Kami berharap jembatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan dirawat bersama-sama,” tambahnya.

 

*Nuansa Kemerdekaan dan Harapan Baru*

Kegembiraan warga terlihat saat jembatan pertama kali digunakan. Anak-anak sekolah, warga, hingga lansia tampak antusias melintasi akses baru yang kokoh di atas aliran sungai. Bendera Merah Putih yang dipasang sepanjang jembatan menambah nuansa kebanggaan di tengah peringatan kemerdekaan.

 

Setelah dinyatakan selesai, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan jembatan secara optimal sekaligus menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

 

Jembatan Garuda Jambuwok kini menjadi penghubung harapan, aktivitas, dan masa depan bagi masyarakat di empat kecamatan di Mojokerto.

 

Jurnalis: Kandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page