LOMBOK BARAT — Musyawarah Provinsi Komunitas Sepeda Tua Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Forum tertinggi organisasi tingkat provinsi itu digelar di Rumah Makan Ujung Landasan, Kabupaten Lombok Barat, Minggu 2 Agustus 2026.
Agenda empat tahunan ini dihadiri jajaran pengurus dan utusan KOSTI dari berbagai wilayah. Tampak hadir perwakilan KOSTI Lombok Utara, KOSTI Kota Mataram, KOSTI Lombok Barat, KOSTI Lombok Tengah, KOSTI Persiapan Lombok Timur, KOSTI Persiapan Sumbawa, serta para ketua komunitas dan klub onthel se-NTB.
Agus Cahyono Kembali Dipercaya Pimpin KOSTI NTB
Salah satu poin penting dalam Musprov adalah pemilihan Ketua KOSTI NTB masa bakti 2026–2030. Melalui mekanisme musyawarah yang demokratis dan dilandasi semangat kekeluargaan, seluruh peserta sepakat kembali menunjuk H. Agus Cahyono, S.H., M.M. sebagai nahkoda organisasi.
Keputusan itu dinilai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kiprahnya selama ini. Di bawah kepemimpinannya, KOSTI NTB berhasil memperkuat struktur organisasi, memperluas jejaring komunitas sepeda tua di berbagai kabupaten/kota, serta aktif dalam kegiatan pelestarian budaya, sejarah, dan sektor pariwisata.
Usai ditetapkan, H. Agus Cahyono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diembannya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya. Amanah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita terus menjaga persatuan, merajut tali silaturahmi antar onthelis, dan membesarkan KOSTI NTB sebagai wadah pelestarian nilai sejarah, budaya, dan kebersamaan,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus kabupaten/kota dan komunitas onthel di NTB untuk terus bersinergi. Fokusnya pada penguatan pembinaan anggota, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga kebudayaan, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Lahirkan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Selain menetapkan nakhoda baru, Musprov juga merumuskan sejumlah arahan kebijakan untuk periode 2026–2030. Beberapa di antaranya:
1. Penguatan kelembagaan KOSTI hingga ke tingkat kabupaten/kota
2. Pembentukan kepengurusan di daerah yang masih berstatus persiapan
3. Peningkatan kegiatan pelestarian sepeda tua sebagai warisan budaya
4. Keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan pariwisata
Musyawarah ditutup dengan optimisme tinggi dari seluruh peserta. Komitmen untuk membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan memberi manfaat bagi masyarakat kembali ditegaskan.
Dengan kembali dipercayanya H. Agus Cahyono, S.H., M.M., KOSTI Pengprov NTB diharapkan semakin berkembang dan mampu menghidupkan semangat “Satu Sepeda Sejuta Saudara” sebagai pengikat persaudaraan para pecinta sepeda tua di Bumi Gora.
(Yp)



