mahkota555

Perkuat Karakter Petugas Pemasyarakatan, Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung Dr. M. Hilal Tekankan Spiritualitas, Emosional, Intelektual dan Ketangguhan Fisik

Perkuat Karakter Petugas Pemasyarakatan, Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung Dr. M. Hilal Tekankan Spiritualitas, Emosional, Intelektual dan Ketangguhan Fisik

Bandar Lampung, majalahglobal.com – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung, Dr. Maulidi Hilal menegaskan pentingnya pembangunan karakter petugas pemasyarakatan sebagai pondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.Kamis (21/5/2026).

Hal tersebut disampaikan Dr. M. Hilal saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai IMIPAS Lampung, sekaligus mengimplementasikan program yang telah dicanangkan pada momentum Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung.

Menurutnya, pembangunan karakter petugas pemasyarakatan tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus dibangun melalui empat pondasi utama, yakni kedewasaan spiritual, kecerdasan emosional, kematangan intelektual, dan ketangguhan jasmani.
“Ini merupakan implementasi dari kegiatan yang telah kita canangkan saat Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Untuk membangun pondasi karakter petugas pemasyarakatan, kita harus melakukan beberapa upaya nyata,” ujar Dr. M. Hilal.

Ia menjelaskan, pondasi pertama adalah membangun kedewasaan spiritual dengan menanamkan nilai-nilai ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tumbuh kesadaran disiplin, tanggung jawab, dan integritas tanpa harus diawasi secara terus-menerus.

Selanjutnya, kecerdasan emosional menjadi faktor penting untuk memperkuat mental petugas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, sikap disiplin, kepedulian, empati, gotong royong, hingga semangat berkontribusi bagi organisasi tumbuh dari kecerdasan emosional yang baik.

Tak hanya itu, Dr. M. Hilal juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pegawai untuk meningkatkan kompetensi intelektual, baik melalui seminar maupun pendidikan formal.

Di sisi lain, ketangguhan jasmani menjadi aspek yang tidak kalah penting, mengingat petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab pembinaan, pengawasan, dan pengayoman warga binaan selama 24 jam.

Sebagai bentuk implementasi nyata, jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung menggelar kegiatan olahraga bersama di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, guna meningkatkan kebugaran fisik para pegawai.

Dr. M. Hilal bahkan menegaskan bahwa program penguatan fisik tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembentukan mental dan kesiapan petugas dalam menjalankan tugas secara optimal di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, baik Lapas, Rutan, Bapas maupun LPKA.
“Kita ini supporting unit bagi seluruh UPT pemasyarakatan. Maka petugas di kantor wilayah juga harus memiliki fisik yang baik agar saat melaksanakan tugas pengawasan dan supervisi ke lapangan bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Dalam arahannya, ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan dedikasi tinggi seluruh pegawai IMIPAS Lampung, termasuk kehadiran tepat waktu dalam setiap kegiatan pembinaan fisik yang telah diprogramkan.

Kegiatan olahraga bersama tersebut menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Lampung dalam menciptakan sumber daya manusia pemasyarakatan yang profesional, disiplin, berintegritas, sehat jasmani dan rohani, guna mendukung pelayanan pemasyarakatan yang semakin optimal kepada masyarakat.
Oleh: Andi Raya
081272255678

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *