Bapenda Kabupaten Mojokerto Inisiasi Gerakan Lingkungan Berkelanjutan dan Perkokoh Pilar Strategi Peningkatan PAD

Oplus_16908288

Majalahglobal.com, Mojokerto – Semangat dedikasi dalam menjalankan tugas mulia dan memberikan pelayanan optimal kepada seluruh lapisan masyarakat tak pernah pudar, bahkan di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Entitas berwenang di bidang fiskal, yaitu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, secara konsisten membuktikan komitmennya yang teguh dalam menjaga dan bahkan meningkatkan kualitas prima layanan publik, seraya memacu kinerja organisasi menuju level yang lebih progresif dan efisien.

Di sela-sela rutinitas pelayanan vital kepada khalayak, khususnya para wajib pajak yang patuh, jajaran aparatur Bapenda Kabupaten Mojokerto dengan sigap memanfaatkan momentum krusial Hari Peduli Sampah Nasional. Mereka menerjemahkannya dalam sebuah aksi konkret dan nyata berupa kegiatan pembersihan ekstensif guna memelihara keasrian dan kebersihan lingkungan kerja. Inisiatif terpuji ini sekaligus menjadi manifestasi dukungan solid terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas untuk menumbuhkan kesadaran kolektif yang mendalam, berujung pada terciptanya lingkungan yang higienis, nyaman, dan estetis bagi semua pihak.

Pucuk pimpinan Bapenda Kabupaten Mojokerto, yang diampu oleh Hj. Nurul Istiqomah, SE., MM, didampingi oleh Sekretaris Badan yang kompeten, H. Pipit Susastiyo, SE., MM, menguraikan secara rinci bahwa seluruh staf dan pegawai Bapenda tanpa terkecuali, turut serta secara aktif dan penuh antusiasme dalam kegiatan bersih-bersih masal di seluruh area perkantoran. Mulai dari aktivitas menyapu halaman yang luas, menata ulang taman yang asri, hingga membersihkan setiap ceruk dan sudut ruang kerja yang dilakukan secara kohesif dan gotong royong, semuanya merupakan refleksi nyata dari kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keteraturan lingkungan.

“Langkah yang mungkin terlihat sederhana ini, sejatinya merupakan sebuah perwujudan esensial dari tanggung jawab kolektif kita dalam merawat dan menjaga lingkungan kerja. Lingkungan yang steril dan bersih tidak hanya menghasilkan keindahan visual, namun juga secara signifikan menginduksi kenyamanan dan meningkatkan derajat kesehatan bagi setiap individu pegawai, tak terkecuali masyarakat yang hadir untuk mengakses ragam pelayanan vital,” papar Nurul Istiqomah kepada awak media pada hari Jumat (6/3/2026).

Lebih lanjut, ia mengemukakan bahwa episode tersebut juga berfungsi sebagai pengingat fundamental, bahwasanya perubahan-perubahan monumental seringkali bermula dari aksi-aksi kecil yang dieksekusi secara berkesinambungan dan penuh disiplin. Nurul menambahkan, optimisasi efektivitas dalam bekerja juga merupakan fokus sentral yang krusial dalam menopang pengoptimalan kinerja struktural organisasi secara menyeluruh. Ambisi ini dapat direalisasikan dengan memaksimalkan setiap detik waktu, mengerahkan energi secara efisien, serta mengelola sumber daya yang tersedia secara bijak.

“Efektivitas dalam ranah pekerjaan tidak sekadar diartikan sebagai kecepatan dalam menuntaskan tugas. Intinya adalah bagaimana kita mampu mengidentifikasi dan menentukan skala prioritas dengan tepat, mengaplikasikan manajemen waktu yang cerdas, meminimalkan segala bentuk distraksi yang mengganggu, memanfaatkan potensi teknologi secara maksimal, serta senantiasa menjaga keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani,” urainya dengan gamblang.

Melangkah lebih jauh, Bapenda Kabupaten Mojokerto juga secara kontinu memperkuat berbagai stratagem dan taktik komprehensif guna mendongkrak perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Deretan inisiatif ini dinilai memiliki urgensi yang sangat tinggi dalam rangka memperkokoh fondasi kemandirian fiskal wilayah, sehingga proses pembangunan dapat bergulir lebih paripurna dan berkesinambungan, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada alokasi dana dari pemerintah pusat.

Beberapa manuver strategis yang telah dan akan diimplementasikan mencakup antara lain melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah yang komprehensif, digitalisasi menyeluruh pada sistem pelayanan perpajakan, optimalisasi masif dalam pemanfaatan aset-aset milik daerah, hingga penguatan signifikan peran dan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dalam konteks pengoptimalan pajak dan retribusi, Bapenda secara periodik melakukan pendataan ulang objek pajak guna meningkatkan daya guna dan efisiensi dalam proses penagihan. Di samping itu, implementasi sanksi yang tegas dan konsisten bagi para wajib pajak yang terbukti menunggak juga menjadi bagian integral dari upaya menumbuhkan tingkat kepatuhan.

Di sisi lain, proses digitalisasi pelayanan juga terus diakselerasi melalui implementasi sistem perpajakan berbasis daring (online) serta pengembangan inovatif aplikasi pembayaran digital yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakannya. Integrasi data lintas instansi juga diusahakan guna meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam seluruh spektrum pelayanan.

Bapenda juga secara proaktif mendorong pemanfaatan aset-aset daerah yang selama ini belum memberikan nilai ekonomis maksimal, agar dapat dioptimalkan untuk menghasilkan benefit finansial bagi daerah, baik melalui kemitraan investasi maupun pemanfaatan produktif oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, kontribusi signifikan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga terus diperkuat agar entitas-entitas ini mampu menyumbangkan dividen yang substansial bagi peningkatan PAD. Melalui serangkaian langkah holistik dan terukur tersebut, Bapenda Kabupaten Mojokerto memiliki harapan besar bahwa kesadaran publik dalam menunaikan kewajiban perpajakannya akan semakin meningkat tajam, sehingga pendapatan daerah dapat terus bertumbuh secara progresif dan berkelanjutan.

“Target akhir yang ingin kita capai adalah terealisasinya kemandirian finansial daerah yang kokoh. Dengan demikian, pemerintah daerah akan memiliki kapasitas lebih besar untuk meningkatkan mutu pelayanan publik, sekaligus mendanai pembangunan infrastruktur secara swadaya demi terciptanya kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” pungkas Nurul Istiqomah dengan optimisme. (Jay/Adv)

Exit mobile version