Majalahglobal.com, Mojokerto – Kota Mojokerto menjadi salah satu dari 41 daerah yang ditunjuk sebagai lokasi uji coba digitalisasi bantuan sosial nasional. Penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap komitmen daerah dalam memperbaiki tata kelola bantuan sosial.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyatakan bahwa digitalisasi bantuan sosial ini penting untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak. Fokus utama adalah sinkronisasi dan validasi data antar instansi, seperti Dispendukcapil dan BPS.
“Digitalisasi bantuan sosial ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, data menjadi kunci utama,” kata Ning Ita.
Dengan integrasi data kependudukan dan data statistik, diharapkan tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran atau tumpang tindih. Kota Mojokerto siap menjadi contoh dalam pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial yang transparan dan akuntabel. (jay/adv-kom)
