Majalahglobal.com, Mojokerto – Tasyakuran HUT ke-22 Tahun Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kabupaten Mojokerto diwarnai Bedah Buku Islam Ala Prabowo, Minggu (31/8/2025) di Pabrik AMDK Amanatil Ummah, Pacet, Mojokerto.
Dalam kesempatan itu, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf. Batara Alex Bulo menegaskan, Surabaya, Malang, dan Kediri merupakan daerah yang rawan.
“Awalnya kemarin ada 500 massa di Kediri. Kemudian ternyata ada 1500 massa. Orasi cuma setengah jam selebihnya penjarahan, pembakaran Kantor DPRD Kabupaten Kediri, dan Kantor Bupati Kediri,” terangnya.
“Mereka mengancam akan demo lagi hari ini dan kata mereka, Mojokerto akan digoyang hari Senin. Tolong bantuannya semuanya,” tambahnya.
Ditandaskannya, sasarannya hari Senin tentu Kantor DPRD Kota/Kabupaten Mojokerto serta Kantor Bupati Mojokerto dan Kantor Wali Kota Mojokerto.
“Fakta di lapangan gila. Banyak yang ganjil dan kami menduga ada pemodalnya puluhan triliunan. Seperti Surabaya itu Rp 5 triliun dan Kediri Rp 1 triliun,” tegasnya. (Jay/Adv)
