Kasat Lantas Polres Mojokerto Jelaskan Titik Black Spot di Mojokerto

Kasat Lantas Polres Mojokerto Jelaskan Black Spot di Mojokerto
Black Spot yang berada di depan SPN Polda Jatim
Majalahglobal.com, Mojokerto – Ada empat titik rawan kecelakaan lalu lintas (black spot). Faktornya, mulai dari jalan bergelombang hingga penyempitan jalur.

 

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap menerangkan, black spot pertama di jalan nasional Mojokerto-Pasuruan, tepatnya di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto.

 

“Titik ini rawan kecelakaan karena kondisi jalur yang menyempit akibat median jalan. Kecelakaan kerap terjadi karena pengendara tidak melihat adanya median jalan. Sudah kami bahas bersama Pemkab Mojokerto, tapi belum ada solusi karena itu jalan nasional. Kami sarankan dipasang mata kucing agar median jalan mudah terlihat,” terangnya, Senin (24/3/2025).

 

Kemudian black spot yang kedua dan ketiga di jalur arteri Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko dan di Desa/Kecamatan Trowulan.

 

“Faktornya jalan bergelombang dan banyak jalan berlubang. Kondisi jalan ini menyebabkan pemotor hilang keseimbangan menabrak median jalan,” jelasnya.

 

Sedangkan titik rawan kecelakaan keempat di jalur ekstrem Cangar, Kota Batu-Pacet, Mojokerto. Lokasi tepatnya di Tikungan Gotekan, Desa/Kecamatan Pacet. Sebab, jalur ini berupa turunan curam dan panjang sehingga kerap menyebabkan kendaraan mengalami rem blong.

 

Setiap libur panjang, jalur Cangar-Pacet ramai dilalui wisatawan dari berbagai daerah. Begitu pula selama libur Hari Raya Idul Fitri nanti. Untuk mencegah kecelakaan di jalur ini, Satlantas Polres Mojokerto mendirikan pos check point di Sendi yang melayani pemeriksaan kendaraan gratis.

 

“Kami siapkan pos check point mulai H-3 lebaran sampai 8 April 2025. Kami paksa pengendara untuk berhenti di pos tersebut,” tegasnya. (Jay)

Exit mobile version