mahkota555

SMA Negri 1 Halsel Laksanakan Deklarasi Stop Bullying

Halsel-Majalah global.com, Panitia pelaksanan kegiatan DEKLARASI STOP BULLYING SMA NEGRI 1 Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. mengisi kegiatan Ektra kuliKuler sekolah. 5/6/2024

 

 

Kegiatan tersebut di laksanakan di lingkungan sekolah SMA Negri 1 Halsel Selatan Rabu 5 Januari 2024 karin pukul 8.00 WIT, Nama kegiatan tersebut ” Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ”

 

Bahrun Saputra M sangaji (Ketua OSIS), menyampaikan ke media Majalah global

Saat di wawancarai, kegiatan Projek Penguatan Pelajar Pancasila/P5 ini suatu perumusan dari kurikulum merdeka belajar. Pukul 9.20 WIT

 

Sementara tema pada kegiatan ini mengenai Cyberbullying, tema yang kemudian digagas bertujuan agar siswa-siswa tidak saling merendahkan sesama teman baik dilingkungan sekolah maupun disosial media, baik Facebook, Instagram, watsaap, dan lain-lainnya.

 

Kesan dari kegiatan tersebut agar mendorong para siswa-siswi dan guru untuk mencegah  terjadinya pembulian di dunia Maya. Karena kita lihat perbuatan buling ini sering terjadi di dunia Maya ataupun di lingkungan sekolah yang berdampak pada perkelahian, perseturuan yang memeng itu tidak baik.

 

Olehnya itu saya Bahrun M. Sangaji selaku ketua Osis SMA Negeri 1 Halsel berharap penuh kepada semua pihak baik siswa dan staf dewan guru bekerja sama mencegah perbuatan-perbuatan yang tidak bermoral, khususnya siswa dan siswi mari kita hindari diri kita dari perbuatan yang tidak terpuji dan menjaga nama baik sekolah kita. Ujar Ketos

 

Tambahan, Risda Dada S.pd Selaku ketua panitia, pelaksaaan kegiatan kurang lebih 5 pekan karna itu dialokasikan waktu Intra kulikuler dan menggunakan sistim blok.

 

Maksud dari sistim blok ini mengambil waktu dari Ahir semester/5 pekan Ahir semester, dan kegiatan ini masi tahap uji coba (Perdana) karna kita berlakukan kurikulum merdeka belajar jadi masi meraba-rabalah istilahnya.

 

Harapan dari kegiatan ini, berharap siswa dan siswi menghindari perbuatan pembulian/saling menghina, caci maki dan sebagainya antara sesama siswa yang biasanya terdengar di dalam kelas di pojok-pojok sekolah yang biasa siswa nongron sering terdengar  kata-kata kasar bahkan di sosial media dan itu sering di tangani oleh guru BP.

 

Semoga kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi siswa-siswi, dan sebagai perwujudan kami guru dan siswa menandatangani persetujuan Deklarasi Stop Bullying di Mading kegiatan sebagai bentuk kerja sama yang baik, dan sejau kegiatan yang dilaksanakan Alhamdulillah ibu kepala sekolah dan staf dewan guru lainya mendukung kegiatan tersebut. Tutup Risda

 

(Adenyong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *