Majalahglobal.com, Mojokerto – Masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) reguler tahap pertama tersisa beberapa hari lagi. Walau begitu, dari kuota berhak lunas sejumlah 1378 calon jemaah haji (CJH), baru 740 orang yang sudah melunasi Bipih tahun 2024 Masehi.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad mengatakan meski seluruh CJH belum lunas dalam satu tahap, Rokhmad masih optimis dalam waktu dekat pelunasan Bipih bisa mencapai angka seribu.
“Apalagi dari data Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu), sudah separo lebih jemaah telah lunas Bipih. Artinya sangat mungkin bertambah dalam beberapa hari lagi,” kata Rokhmad, Senin (5/2/2024).
Data Siskohat tersebut berdasarkan update pada Jumat (2/2/2024) lalu. Sementara CJH yang sudah mengantongi surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan berjumlah 882 CJH. Maka Kemenag Kabupaten Mojokerto berupaya melibatkan penyuluh agama untuk sosialisasi pelunasan Bipih 2024.
“Selain penyuluh, pihak lain seperti pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU). Hal itu untuk memastikan status keberlanjutan pelunasan Bipih dan keberangkatan dari yang bersangkutan,” imbuh Rokhmad.
Selain fokus pada Bipih 2024, faktor kesehatan juga tak lepas dari atensi Kemenag Kabupaten Mojokerto. Terlebih sebelumnya terdapat 18 CJH yang belum mengantongi surat keterangan sehat dari Dinkes setempat.
“Tentunya kami terus berkoordinasi dengan Dinkes terutama soal kesehatan jemaah. Sudah kami layangkan juga surat untuk tinjau ulang kesehatan jemaah agar bisa dapat surat keterangan sehat,” tambah Rokhmad.
Seperti diketahui, pelunasan Bipih tahun 2024 sendiri dibuka dalam 2 gelombang. Pelunasan tahap pertama sendiri dibuka sejak 9 Januari hingga 7 Februari 2024. Sementara pelunasan tahap kedua dibuka sejak 20 Februari hingga 8 Maret 2024. (Jay)










