Israel Dilarang Sok Ngatur, AS Tegaskan Tanah Gaza Milik Palestina

Israel Dilarang Sok Ngatur, AS Tegaskan Tanah Gaza Milik Palestina
Israel Dilarang Sok Ngatur, AS Tegaskan Tanah Gaza Milik Palestina

Washington, DC, majalahglobal.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis pernyataan yang melarang rencana Menteri Israel Bezalel Smotrich dan Itamar Ben Givr yang ingin memindahkan warga Palestina ke luar Jalur Gaza. Bezalel adalah menteri keuangan Israel dan Ben Givr adalah menteri keamanan nasional.

“Retorika ini bersifat menghasut dan tidak bertanggungjawab. Kami telah mendapatkan informasi berulang kali dan secara konsisten dari pemerintah Israel, termasuk oleh Perdana Menteri, bahwa pernyataan semacam itu tidak mencerminkan kebijakan pemerintah Israel. Pernyataan tersebut harus segera dihentikan,” ujar pernyataan Kantor Jubir Departemen Luar Negeri AS yang dibagikan Kedutaan Besar AS di Jakarta, dikutip Rabu (03/01/2024).

AS juga menegaskan bahwa tanah Gaza merupakan milik rakyat Palestina, meski AS tidak suka jika Hamas berkuasa di daerah tersebut.

“Pendirian kami sudah jelas, konsisten, dan tegas bahwa Gaza adalah tanah Palestina dan akan tetap menjadi tanah Palestina, dengan Hamas tidak lagi mengendalikan masa depannya dan tanpa kelompok teroris yang bisa mengancam Israel. Itu adalah masa depan yang kami harapkan, demi kepentingan warga Israel dan Palestina, kawasan sekitarnya dan dunia,” tegas pihak AS.

Senator AS Makin Geram dengan Netanyahu
Senator liberal di Amerika Serikat juga semakin vokal mengutarakan protes mereka terhadap pemerintahan Benjamin Netanyahu. Senator AS Elizabeth Warren berkata kabinet perang Netanyahu telah memicu bencana kemanusiaan.

“Netanyahu & kabinet perang sayap kanannya telah menciptakan bencana kemanusiaan, membunuh ribuan rakyat sipil Palestina. Israel perlu kepemimpinan yang membawa para tawanan pulang, bukannya melancarkan perang berbulan-bulan,” ujar senator yang juga akademisi Universitas Harvard tersebut.

“Berhenti mengebom Gaza. Lanjutkan gencatan senjata. Bekerja menuju sebuah perdamaian permanen,” tegas Senator Elizabeth Warren melalui akun X.

Senator Bernie Sanders juga menegaskan agar Kongres menolak pemberian dana tambahan untuk Israel sebesar USD 10 miliar.

“Cukup artinya cukup. Kongres harus menolak pendanaan tersebut. Pembayar pajak di Amerika Serikat tidak boleh lagi terlibat menghancurkan hidup pria, wanita, dan anak-anak tak bersalah di Gaza,” ujar Senator Bernie Sanders dalam pernyataan resminya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *