Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Temuan Potongan Payudara di Surabaya Tuntas

AKP Nurdianto Kapolsek Benowo waktu meninjau TKP penemuan potongan payudara di Romokalisari. Foto: Polsek Benowo
AKP Nurdianto Kapolsek Benowo waktu meninjau TKP penemuan potongan payudara di Romokalisari. Foto: Polsek Benowo

Surabaya, majalah global. com – Kasus penemuan potongan payudara di Adventure Land Romokalisari Surabaya selesai dan tidak ada pihak yang bersalah baik pemilik organ tubuh maupun rumah sakit.

AKP Nurdianto Eko Wartono Kapolsek Benowo memastikan hasil koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, tidak ada pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP).

Polisi mengungkap, potongan payudara itu milik pasien rumah sakit di Surabaya pascaoperasi dan menolak tes laboratorium karena keterbatasan ekonomi. Kemudian membuang limbah medis itu ke rawa, murni imbas ketidaktahuan keluarga.

“Iya (ditutup dan selesai),” katanya, Kamis (14/12/2023).

Secara terpisah, Nanik Sukristina Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya juga memastikan, langkah rumah sakit menyerahkan potongan payudara hasil operasi ke keluarga pasien juga sudah sesuai SOP.

“Penyerahan jaringan tersebut kepada keluarga telah berdasarkan SOP rumah sakit tentang SOP alur motivasi sampel patologi anatomi dengan dasar Peraturan Kebijakan Rumah Sakit No. 022/01/RSMR/2018 tentang Kebijakan Manajemen RS. Muji Rahayu serta berdasarkan Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Hak Pasien pada poin k,” beber Nanik.

Baca Juga :  Ketahuan Curi Sawit Pelaku Bacok Pemilik Kebun

Poin yang dimaksud, berbunyi “Pasien berhak memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakitnya.”

Nanik menambahkan, pascaoperasi pengangkatan payudara kiri milik pasien inisial MLA 2 Desember 2023 lalu, keluarga menyepakati tidak dilakukan pemeriksaan patologi anatomi.

Pihak rumah sakit sudah melalukan edukasi atas keputusan pasien yang akan menerima segala konsekuensinya.

“Berdasarkan SOP, sebelum penyerahan jaringan tersebut kepada pihak keluarga, rumah sakit sudah melakukan KIE kepada keluarga secara verbal terkait perlakuan terhadap sampel jaringan serta menjelaskan hak dan kewajiban pasien bahwa pasien menerima segala konsekuensi atas keputusan pribadi untuk menolak rencana terapi yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan dan atau tidak mematuhi petunjuk yang diberikan oleh tenaga kesehatan dalam rangka penyembuhan penyakit atau masalah kesehatannya,” terangnya.

Baca Juga :  Kodim 0815/Mojokerto & Distan Teken MoU Peningkatan Produksi Padi Melalui Pompanisasi

Diketahui, penyelidikan itu bermula temuan potongan payudara di dermaga jet ski Adventure Land Romokalisari pada Kamis (7/12/2023). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *