Bupati Mojokerto Sosialisasikan Program Sehati dan Sejoli di Balai Desa Leminggir

Bupati Mojokerto Sosialisasikan Program Sehati dan Sejoli di Balai Desa Leminggir
Bupati Mojokerto Sosialisasikan Program Sehati dan Sejoli di Balai Desa Leminggir
Majalahglobal.com, Mojokerto – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menekankan pentingnya pencegahan stunting dan kesehatan lansia dalam kegiatan Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati) dan Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri (Sejoli) yang digelar di Balai Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Selasa (12/12/2023).

Dalam kegiatan tersebut, bupati memberikan edukasi dan sosialisasi kepada kader posyandu, ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak balita terkait upaya penurunan stunting dan juga menekan Angka Kematian (AKB) serta Angka Kematian Ibu (AKI) sejak dini.

“Kita terus mengupayakan tidak ada lagi stunting di Indonesia. Agar di tahun 2045 saat menuju Indonesia emas, agar kita memiliki generasi cerdas yang siap bersaing kedepannya,” ungkap bupati.

Bupati menjelaskan bahwa balita yang stunting akan berdampak pada tingkat kecerdasannya saat dewasa. Sehingga pada usia balita saat masa pembentukan otak, ia menekankan jangan sampai kekurangan gizi agar tidak beresiko stunting.

Baca Juga :  Kehadiran Jokowi Dimedan Disambut Aksi Demo Damai Masyarakat Pancur Batu, Minta Jokowi Bantu Edi Suranta Gurusinga, Terduga Di Kriminalisasi Brimob Dan Kasat Reskrim Medan

“Balita tidak boleh stunting, tidak boleh kekurangan gizi supaya proses pembentukan otaknya sempurna. Balita yang stunting tingkat kecerdasannya 20% dibawah standart. Agar tidak stunting, setiap makan harus ada zat pembangun seperti telur, daging, ayam, ikan dan susu,” ucap bupati.

Bupati Ikfina juga memberikan penjelasan untuk kesehatan lansia bahwa lansia harus aktif bergerak dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

”Untuk lansia yang sehat cukup di cek tiga bulan sekali dan satu bulan sekali bagi lansia yang sakit,” jelas bupati.

Lebih lanjut ia menyampaikan untuk menjaga kesehatan harus dilakukan sejak usia muda dengan menjaga berat badan dan pola makan.

“Untuk kecukupan gizi patokannya adalah Isi piringku terdiri dari nasi sepertiga piring, sepertiga nya sayur tanpa kuah, sisanya sepertiga dibagi 2 yaitu lauk dan sisanya buah. Itu 3 kali makan ya, dan untuk ibu hamil bisa menambah 1 porsi lagi dengan patokan yang sama,” ucap bupati.

Baca Juga :  Polsek Talang Padang Tangkap Buronan Pembawa Kabur Motor Vespa dari Jakarta

Kegiatan Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati) dan Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri ( Sejoli) ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *