Tasya Rosmala dan Ning Ita Meriahkan Pertura Kota Mojokerto

Tasya Rosmala dan Ning Ita Meriahkan Pertura Kota Mojokerto
Tasya Rosmala, Ning Ita dan Supriyadi Karima Syaiful (Suami Ning Ita) saat bernyanyi bersama
Majalahglobal.com, Mojokerto – Artis Tasya Rosmala dan Wali Kota Ning Ita meriahkan Pertunjukan Rakyat (Pertura) di Lapangan Panggreman, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Tasya Rosmala dan Ning Ita Meriahkan Pertura Kota Mojokerto
Ning Ita Foto bersama dengan 5 orang penerima hadiah sepeda
Selain itu, ada juga hiburan Bantengan, Angklung, Jaranan dan Wayang Beber yang menghibur warga Kota Mojokerto. Selain itu ada puluhan hadiah kejutan mulai dari 5 unit sepeda, kaos hingga jam dinding.
Tasya Rosmala dan Ning Ita Meriahkan Pertura Kota Mojokerto
Ning Ita saat membeli produk UMKM Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto
Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E. menerangkan, pertunjukan rakyat ini sejatinya adalah kegiatan diseminasi informasi yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Kota Mojokerto secara rutin setiap tahunnya.
“Namun untuk kali ini diseminasi informasi ini kita kemas dalam kegiatan pertunjukan rakyat karena selama 3 tahun ke belakang diseminasi informasi kita lakukan secara terbatas dan lebih menggunakan teknologi informasi. Hal itu dikarenakan kita masih dalam kondisi pandemi covid-19,” ujar Ning Ita sapaan karib Wali Kota Mojokerto, Senin (21/8/2023).
Tasya Rosmala dan Ning Ita Meriahkan Pertura Kota Mojokerto
Forkopimda Kota Mojokerto saat bernyanyi bersama
Ning Ita menyebutkan, ketika tahun 2023 bencana non alam pandemi covid-19 sudah dicabut oleh pemerintah, maka diseminasi informasi kita kemas dalam bentuk pertunjukan rakyat.
“Harapannya, melalui kegiatan pertunjukan seperti ini ada penggerak ekonomi di sektor bawah. Harapan kami bisa terwujud diseminasi informasi dan ekonomi di sektor bawah bisa bergerak sehingga akan menjadi pengungkit untuk pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto,” harap Ning Ita.
Menurut Ning Ita, saat ini Kota Mojokerto menuju Kota Wisata sejarah dan budaya. Dan karakteristik masyarakat di masing-masing lingkungan itu berbeda-beda.
“Sehingga Pertura ini kita kemas per-Kecamatan sesuai dengan karakteristik masyarakatnya. Contohnya, malam hari ini kita berada di Kecamatan Kranggan yang masyarakatnya lebih menyukai budaya kearifan lokal yang dikemas dengan musik dangdut sehingga itu yang kita sajikan,” ungkap Ning Ita.
“Nanti di Kecamatan yang lain kita sesuaikan kalau lebih menyukai ludruk maka kita hadirkan pertunjukan rakyatnya kesenian ludruk. Jadi kearifan lokalnya juga kita kedepankan,” tambah Ning Ita.
Hadir dalam acara ini, Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Santi Ratnaning Tias, Kepal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid, Camat Kranggan dan Lurah Kranggan. (Jay/Adv)
Baca Juga :  5 Pesantren Terbaik di Kabupaten Lumajang, Ini Daftarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *