Minilok Lintas Sektor PKM Watukenongo Danramil Pungging Bareng Forpimka Diskusikan Pelayanan Kesehatan

Minilok Lintas Sektor PKM Watukenongo Danramil Pungging Bareng Forpimka Diskusikan Pelayanan Kesehatan
Minilok Lintas Sektor PKM Watukenongo Danramil Pungging Bareng Forpimka Diskusikan Pelayanan Kesehatan

Mojokerto, majalah global .com – Danramil 0815/11 Pungging Kodim 0815/Mojokerto Kapten Caj M. Lutfi Anam bareng Camat Amsar Ashari Siregar, S.H., M.M., dan Kapolsek AKP Didit Setiawan, S.H., menghadiri Rapat Mini Lokakarya Lintas Sektor Bidang Pelayanan Kesehatan yang digelar UPT Puskesmas Watukenongo, Kecamatan Pungging.

Minilok Lintas Sektor PKM Watukenongo Danramil Pungging Bareng Forpimka Diskusikan Pelayanan Kesehatan
Minilok Lintas Sektor PKM Watukenongo Danramil Pungging Bareng Forpimka Diskusikan Pelayanan Kesehatan

Gelaran Rapat Mini Lokakarya Lintas Sektor Bidang Pelayanan Kesehatan ini berlangsung di Aula UPT Puskesmas Watukenongo, Dusun Dakon Desa Watukenongo Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (01/08/2023).

Pada kata pengantarnya Kepala UPT Puskesmas Watukenongo dr. Rahmawarti, menyampaikan berkaitan dengan bidang kesehatan kita semua harus bekerja sama, untuk itu kita menggelar kegiatan rapat lintas sektoral ini.

Karena, lanjutnya, kita semua membutuhkan kesehatan, dan harapan pemerintah untuk Program Indonesia Sehat agar terlaksana dengan baik dan hasilnya optimal. Melalui forum ini, kita bisa diskusikan mengenai permasalahan kesehatan yang ada di wilayah. “Tentunya kita berharap, kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi kita semua dan masyarakat”, harapnya.

Baca Juga :  Rakor Forkopimcam, Danramil Pacet Ingatkan Potensi Bencana Alam

Pada kesempatan tersebut Danramil 0815/11 Pungging Kapten Caj M. Lutfi Anam, menyampaikan beberapa poin penting, diantaranya mengajak untuk selalu bekerja sama serta memaksimalkan penanganan stunting sesuai dengan Instruksi Pemerintah demi tercapainya zero stunting.

Tak sebatas persoalan stunting, Danramil juga mengingatkan tentang Program ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)di wilayah Pungging khususnya wilayah kerja UPT PKM Watukenongo supaya bisa berjalan dengan baik, sehingga tidak ada lagi warga yang buang air besar ke sungai sehingga dapat meminimalisir pencemaran air.
Masih dalam suasana rapat, Danramil Pungging juga mengajak untuk tetap agar alat cuci tangan yang sudah ada di tiap-tiap perkantoran, fasum dan ruang publik lainnya tetap dipelihara dan bisa digunakan. “Semua yang kita bahas dalam Minilok ini, muaranya untuk kesejahteraan masyarakat khususnya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat”, pungkas Kapten Lutfi.

Baca Juga :  Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono Lakukan Kunjungan Kerja Tinjau Gudang BULOG Sidoarjo dan Pasar Larangan

Diakhir acara dilakukan penyerahan Sertifikat ODF dari UPT Puskesmas Watukenongo kepada tujuh kepala desa se-wilayah kerja UPT PKM Watukenongo dan penandatanganan komitmen bersama, oleh Forpimka Pungging, Kepala KUA dan Pimpinan Instansi tingkat Kecamatan Pungging.

Rapat Minilok yang dihadiri kurang lebih 20 orang ini, juga dihadiri Babinsa setempat, Staf UPT PKM Watukenongo, serta para Kades se-Wilker UPT PKM Watukenongo, yakni Kades Bangun, Ngrame, Watukenongo, Jabontegal, Kedungmungal, Balongmasin dan Kades Kembangringgit.(Rif/mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *