Pemkot Mojokerto Mencanangkan Gerakan Pemasangan 7800 Bendera Perah Putih

Pemkot Mojokerto Mencanangkan Gerakan Pemasangan 7800 Bendera Merah Putih
Pemasangan bendera merah putih di Alun-alun Kota Mojokerto
Majalahglobal.com, Mojokerto – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mencanangkan gerakan pembagian dan pemasangan 7800 bendera merah putih di Kota Mojokerto.
Pemkot Mojokerto Mencanangkan Gerakan Pemasangan 7800 Bendera Merah Putih
Wali Kota Mojokerto saat memberikan sambutan
Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E. menjelaskan, pembagian dan pemasangan bendera merah putih di Kota Mojokerto merupakan wujud dari semangat nasionalisme cinta tanah air sekaligus upaya untuk memperkokoh semangat kebangsaan. Pihaknya berharap 7800 bendera merah putih bisa berkibar sejak tanggal 1-31 Agustus 2023.
“Selain itu, kegiatan ini juga untuk membangkitkan kembali perekonomian di wilayah kota Mojokerto. Dengan memasang 7800 bendera merah putih maka minimal akan ada 7800 bendera yang akan dipasang di Kota Mojokerto. Mulai dari dipasang di tempat fasilitas sosial, tempat wisata, organisasi pemerintah, badan usaha dan juga di masing-masing rumah penduduk,” ungkap Ning Ita sapaan karib Wali Kota Mojokerto, Senin (31/7/2023) di Alun-alun Kota Mojokerto.
Pemkot Mojokerto Mencanangkan Gerakan Pemasangan 7800 Bendera Merah Putih
Pemasangan bendera merah putih di Alun-alun Kota Mojokerto
Menurut Ning Ita, dengan menyediakan minimal 7800 bendera, maka akan ada pemasukan untuk UMKM yang mendapatkan pekerjaan. Sehingga ini menjadi salah satu upaya stimulus untuk menggerakkan ekonomi.
“Pencanangan gerakan pembagian dan pemasangan 7800 bendera merah putih merupakan kolaborasi Forkopimda Pemerintah Kota Mojokerto, masyarakat, partai politik dan pelajar. Ini merupakan satu kekuatan bahwa kita mampu berkomunikasi untuk bersinergi di Kota Mojokerto,” jelas Ning Ita.
Pemkot Mojokerto Mencanangkan Gerakan Pemasangan 7800 Bendera Merah Putih
Peserta mendengarkan sambutan Wali Kota Mojokerto
Ning Ita percaya, apapun yang dicita-citakan pasti akan bisa terwujud dengan adanya komitmen yang kuat bagi seluruh jajaran untuk berkolaborasi. Termasuk niat untuk bisa memasang 7800 bendera merah putih di seluruh wilayah Kota Mojokerto.
“Semoga kontribusi bapak ibu semua menjadi amal kebaikan dan keberkahan untuk kota Mojokerto tercinta,” harap Ning Ita.
Pemkot Mojokerto Mencanangkan Gerakan Pemasangan 7800 Bendera Merah Putih
Doa bersama Forkopimda Kota Mojokerto
Ning Ita mengungkapkan, kita harus kembali merefleksi perjuangan para pendahulu kita yang luar biasa pengorbanannya untuk bisa meraih kemerdekaan yang kita nikmati sampai dengan saat ini.
“Tugas kita sebagai pengisi dari kemerdekaan tentu adalah untuk terus mengingat jasa-jasa tersebut dengan menguatkan nasionalisme. Perlu diketahui, saat ini bangsa kita dihadapkan pada kondisi ancaman intoleransi dan ancaman radikalisme yang ini semuanya bisa kita tumpas kalau kita menguatkan sinergi dan rasa nasionalisme kita di antara seluruh stakeholder dan elemen masyarakat,” ucap Ning Ita.
Lebih lanjut dikatakannya, pemilihan tempat acara di Alun-alun karena tempat ini pusat kota Mojokerto. Dimana hari ini kita menyatukan seluruh elemen dan kita berharap di pusat kota ini kekuatan itu menjadi semakin besar.
“Insha Allah tahun ini masyarakat akan bisa melihat di masing-masing sisi dari Tugu Arya Wiraraja yang dibawahnya nanti akan dibangun relief. Relief tersebut mengisahkan narasi sejarah perjuangan di Kota Mojokerto. Jadi disana nanti bisa sebagai pusat literasi sejarah Kota Mojokerto,” tutur Ning Ita.
Yang terakhir, Ning Ita akan terus mengingatkan bahwa pada tahun 2024 seluruh warga bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi sebanyak dua kali. Di bulan Februari 2024 dan Bulan November 2024.
“Saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan yang merupakan agenda nasional yang diselenggarakan di Kota Mojokerto. Nanti dua agenda pesta demokrasi harus kita sukseskan bersama. Mari datang memberikan hak suara kita melalui TPS yang disediakan di masing-masing wilayah,” pesan Ning Ita.
Pihaknya mengajak untuk menjaga kondusifitas di Kota Mojokerto. Kota kita adalah kota harmonis, maka apapun pilihannya janganlah itu dijadikan sebagai perbedaan.
“Justru sebaliknya, jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan kebhinekaan untuk bisa berjalan dengan sangat harmonis dan penuh dengan kecintaan,” tutup Ning Ita.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini juga dihadiri Sekda Kota Mojokerto, Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Komandan Denpom V/2 Mojokerto, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Perwakilan Kodim 0815/Mojokerto, Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto.
Kemudian untuk peserta terdiri dari ormas 41 orang, FKDM 41 orang, Anggota Korsik 30 orang, Anggota Paskibraka 2022 77 orang, perwakilan parpol peserta pemilu 18 orang, karang taruna 5 orang, kwarcab 5 orang, perwakilan SMAN 1 Kota Mojokerto, SMAN 2 Kota Mojokerto, SMAN 3 Kota Mojokerto, SMKN 1 Kota Mojokerto dan SMKN 2 Kota Mojokerto. (Jay/Adv)
Baca Juga :  Tragis !!! Caleg Tulungagung Partai Golkar, Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Lalu Lintas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *