Diduga Ada Permainan Harga BBM Minyak Subsidi Solar di SPBN Ketapang Kota Pangkal Pinang

Diduga Ada Permainan Harga BBM Minyak Subsidi Solar di SPBN Ketapang Kota Pangkal Pinang
Diduga Ada Permainan Harga BBM Minyak Subsidi Solar di SPBN Ketapang Kota Pangkal Pinang
Majalahglobal.com, Pangkal Pinang – Dari kelanjutan pemberitaan pengisian minyak BBM subsidi solar untuk kapal besar diduga milik PT dan kapal compreng yang bisa mengisi hampir belasan ton minyak subsidi BBM solar di SPBN Ketapang yang dikenal pelelangan ikan atau (TPI ) yang seharusnya SPBN itu fungsinya untuk kebutuhan para nelayan tapi diduga ada permainan yang selama ini didiamkan saja. Yang lebih parahnya harga Minyak BBM subsidi solar yang sudah di terapkan pemerintah di seluruh Indonesia dengan harga 6800 perliterdan ini terjadi kecurangan harga di SPBN Ketapang untuk para nelayan menjadi harga 7200 perliter, Senin (15/5/2023).
Diduga Ada Permainan Harga BBM Minyak Subsidi Solar di SPBN Ketapang Kota Pangkal Pinang

Dari keterangan nelayan yang tidak mau disebut namanya, sebenarnya permainan harga ini sudah lama di SPBN ini kalau saya biasa ambil minyak disini Rp 7200 perliter kalau harga normalnya Rp 6800 perliter kalau tidak salah Senin sampai Selasa masuk minyak 16 ton,Rabu sampai Kamis 8 ton, Jumat sampai Sabtu 16 ton ,tapi jatah yang harus di bagi hari Jumat di bagikan tiap hari Sabtu ,dan disitu dugaan ada penyelewengan Minyak untuk kapal compreng kalau tidak salah minyak yang masuk di SPBN ini 300 ton perbulan,” ujarnya.

Diduga Ada Permainan Harga BBM Minyak Subsidi Solar di SPBN Ketapang Kota Pangkal Pinang

Sampai saat ini no team investigasi di blokir sama pengurus SPBN tersebut bernama pak tanwin.

Diduga Ada Permainan Harga BBM Minyak Subsidi Solar di SPBN Ketapang Kota Pangkal Pinang

Dan team investigasi akan terus konfirmasi ke pihak-pihak terkait terutama prtamina pusat aparat penegak hukum supaya SPBN yang ada di Ketapang ini di tindak lanjuti dugaan ada permainan harga minyak solar dan dugaan penyelewengan minyak subsidi solar untuk kapal compreng.

Menanggapi hal tersebut, Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel mengatakan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen memastikan ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi para nelayan dalam kategori aman.

“Untuk kebutuhan nelayan membeli solar bersubsidi dapat dilayani oleh SPBUN atau SPBU reguler, selain itu pelayanan menggunakan kemasan khusus harus melampirkan surat rekomendasi yang sudah diverifikasi oleh dinas terkait. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus berkomitmen untuk memastikan penyaluran BBM dapat tepat sasaran sesuai dengan alokasi dan regulasi yang berlaku,” jelas Tjahyo Nikho Indrawan. (Citra)

Exit mobile version