Lilik juga menegaskan, pembangunan irigasi Dusun Jurangsari dengan anggaran Rp 38.914.199 yang dicairkan pada bulan Desember 2021. Bantuan keuangan pembangunan jalan cor Dusun dengan anggaran sebesar Rp 300 juta yang dicairkan pada bulan Oktober 2021.
“Pembangunan penerangan jalan umum Dusun Jurangsari sebesar Rp 21.750.000 yang dicairkan pada Desember 2021. Dalam laporan realisasi tersebut ada ketidaksesuaian,” pungkas Lilik.
Inilah laporan realisasi yang terdapat ketidaksesuaian, antara lain pembangunan cor dusun RT13 sebesar Rp 198.413.000, pembangunan cor dusun sukorejo RT 1 Rp 198.413.000, pelengsengan belakang SD RT 13 Rp 79.414.000.
Selanjutnya, pembangunan irigasi sumberbendo depan balai dusun Rp 118.000.000, bantuan keuangan Rp 300.000.000 yang digunakan untuk membangun jalan cor diambil dari anggaran tahun 2022 dengan kondisi sekarang jalan telah dibangunkan dan telah selesai. Dan pembangunan balai desa sebesar Rp 200.000.000 juga telah selesai dan diambilkan uang dan 2022 dengan sistem gali lobang dan tutup lobang serta dengan cara pertanggungjawaban secara fiktif melalui nota-nota yang diberikan.
Sementara itu, untuk pekerjaan bantuan keuangan sebesar Rp 300 juta yang seharusnya digunakan untuk membangun jalan cor dan pembangunan balai desa sebesar Rp 200 juta tidak selesai di tahun anggaran 2021. akan tetapi tahun anggaran 2021 dikerjakan pada pertengahan desember 2021 hanya 10% dari total keseluruhan dan 2022 baru dikerjakan yang diambilkan dana dari silpa tahun 2021.
Simak selengkapnya di halaman berikutnya.
