Satu Lagi Restoran Berdiri Di Kota Mojokerto, Bukti Kota Ini Miliki Potensi Besar Investasi

Satu Lagi Restoran Berdiri Di Kota Mojokerto, Bukti Kota Ini Miliki Potensi Besar Investasi
Satu Lagi Restoran Berdiri Di Kota Mojokerto, Bukti Kota Ini Miliki Potensi Besar Investasi

Kota Mojokerto, majalah global.com – Berdiri nya satu lagi restoran di jalan protokol Kota Mojokerto, menjadi bukti kota ini memiliki potensi besar sebagai lokasi berinvestasi terutama dalam bidang perdagangan.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri grand opening restoran yang berdiri di jalan Gajah Mada, No. 100 Kota Mojokerto tersebut berharap, dengan berdirinya satu lagi usaha baru ini akan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah di tahun 2022 akhir tingkat pengangguran terbuka Kota Mojokerto sudah turun hanya tinggal di angka 5,8, ini tentu tidak lepas dari kolaborasi seluruh stakeholder termasuk para investor yang sudah memberikan banyak lowongan pekerjaan di Kota Mojokerto, terima kasih banyak,” ungkap Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Selain membuka lowongan pekerjaan baru, dengan berdirinya satu lagi usaha baru di Kota Mojokerto maka ekonomi di kota ini juga akan semakin bertumbuh lebih positif.

“Telah dirilis secara resmi oleh BPS di awal Januari 2023, bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto sudah kembali normal di angka 5,56 %, ini semua adalah bentuk kolaborasi yang tidak mungkin dilakukan Pemkot sendirian,” terangnya.

Dalam kesempatan ini Ning Ita juga berharap seluruh elemen masyarakat termasuk para pengusaha turut membantu pemerintah daerah dalam upaya menghapus kemiskinan ekstrim.

“Saat ini kemiskinan ekstrim di Kota Mojokerto hanya tinggal 1,1 %, mohon kami juga dibantu, karena target bapak Presiden di akhir 2024 Indonesia harus zero kemiskinan ekstrim,” imbuhnya.

Dengan berdirinya satu lagi restoran di Kota Mojokerto ini, Ning Ita mengatakan akan bisa menjadi alternatif dalam rangka mendukung pariwisata di Kota Mojokerto.

“Ketika kota ini sudah terbentuk sebagai kota pariwisata tentu kuliner adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem pariwisata, akan sangat mendukung,” pungkasnya. (Red)

Exit mobile version