Majalahglobal.com, Mojokerto – Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum ini mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anak seorang pejabat pajak.
Gus Barra menjelaskan, penganiayaan yang dilakukan anak pejabat pajak bernama Mario Dandy Satrio (MDS) terhadap David (Crystalino David Ozora) yang merupakan anak Pengurus Pusat GP Ansor, Jonathan Latumahina merupakan hal yang tidak manusiawi.
“Saya sangat prihatin mengenai tindak kekerasan yang dilakukan oleh anak dari pegawai pajak. Jelas. Kita mengutuk berbagai bentuk kekerasan kepada siapapun, apalagi kemudian kepada anak sesama kader. Kita tegas, PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto mengutuk segala tindak kekerasan. Khususnya tindak kekerasan yang dilakukan kepada sesama anak kader GP Ansor. Kita berharap segera dilakukan proses hukum secara adil dan sesuai hukum yang berlaku,” tandas Gus Barra yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Mojokerto di Kampus IKHAC Pacet, Mojokerto, Sabtu (25/2/2023).
Gus Barra merasa tersulut emosinya ketika melihat potongan video penganiayaan tersebut.
Putra Rafael Alun Trisambodo pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu yang bertugas sebagai eselon III di Kanwil Jakarta Selatan II itu sampai menginjak kepala David. Ia sampai tak tega melihat video berdurasi 56 detik itu mempertontonkan bagaimana kejinya terduga pelaku menghajar korban hingga terkapar.
“Penganiayaan ini, memang, kelewat keji,” terang Gus Barra.
Gus Barra menilai, tindakan tersebut sudah mencoreng rasa kemanusiaan sesama manusia. Menurutnya semua tindak kekerasan layak dikecam. Terlepas dia kader Ansor maupun bukan.
“Kami, PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh mereka yang melakukan pengeroyokan terhadap anak dari kader banser hingga koma,” tegas Gus Barra. (Jay)
