Kelompok 20 Gelombang 07 PMM UMM Dampingi Murid TPQ-Madrasah Diniyah Baitul Muttaqin

Kelompok 20 Gelombang 07 PMM UMM Dampingi Murid TPQ-Madrasah Diniyah Baitul Muttaqin
Kelompok 20 Gelombang 07 PMM UMM Dampingi Murid TPQ-Madrasah Diniyah Baitul Muttaqin

Majalahglobal.com, Malang – Taman pendidikan Qur’an merupakan lembaga pendidikan non formal yang menitikberatkan pada pengajaran membaca Al-Qur’an yang berorientasi pada pembentukan akhlak dan kepribadian yang islamiyah. Tujuan taman pendidikan Al-Qur’an dirancang dan dibuat secara sadar untuk membantu dan membimbing anak sejak usia dini agar tertanam rasa kecintaan terhadap Al-Qur’an.

 

Belajar membaca Al-Quran dengan baik dan benar bukanlah suatu hal yang mudah. Banyak orang-orang yang menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk hal ini. Waktu yang begitu lama dalam proses belajar membaca Al-Qur’an seringkali menimbulkan rasa bosan, jenuh, putus asa, dan malas pada anak-anak.

 

Berkaitan dengan pendidikan yang begitu penting ini, kelompok 20 gelombang 07 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pengabdian berupa edukasi sosial dan/atau bimbingan belajar di salah satu Taman Pendidikan Qur’an (TPQ). Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari di TPQ-Madrasah Diniyah Baitul Muttaqin, Dusun Ketangi, Desa Tegalgondo, Kec. Karangploso, Kab. Malang Jawa Timur.

Baca Juga :  Polresta Malang Kota Resmikan BPKB Cafe dan "Sam Very" Siap Antar Gratis ke Alamat Pemohon

 

Bimbingan belajar ini bertujuan agar anak-anak di (TPQ) tidak merasa bosan dan jenuh ataupun malas. Karena dibimbing belajar mengaji menggunakan metode belajar sambil bermain games. Gamenya itu berupa hafalan do’a dan surah pendek berhadiah.

 

Selain itu juga diisi dengan tepuk semangat, tepuk anak sholeh, dan tepuk sukses supaya anak punya keinginan untuk belajar mengaji setiap hari dengan semangat yang sangat tinggi. Tidak sampai disana, mahasiswa berpesan kepada anak-anak agar terus membaca dan belajar karena Al-Qur’an adalah pegangan dan pedoman bagi setiap muslim.

 

Adapun penggunaan metode belajar sambil bermain ini sanagt efektif karena dapat membangkitkan semangat anak-anak. Dengan adanya kegiatan ini mahasiswa berharap dapat menanamkan rasa cinta sedari dini terhadap Al-Quran.

Baca Juga :  Polres Malang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Pepen

 

Selain itu juga diberharap Al-Qur’an dapat membentuk karakter setiap muslim dan muslimah khususnya di lingkungan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Desa Tegalgondo, Dusun Ketangi, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. (Yongki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *