Gegara BLT dan Kades Awanggo Diduga Tidak Ngantor, Warga Kembali Boikot Kantor Desa

Gegara BLT dan Kades Awanggo Diduga Tidak Ngantor, Warga Kembali Boikot Kantor Desa
Gegara BLT dan Kades Awanggo Diduga Tidak Ngantor, Warga Kembali Boikot Kantor Desa

Majalahglobal.com, Halsel- Menyoroti dinamika pemerintahan desa Awanggo Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sangat meresahkan Masyarakat Desa setempat.

 

Pasalnya dalam pengelolaan dana desa pada aspek Bantuan Langusung Tunai (BLT), tahap dua tidak menyentuh ke Masyarakat.

 

Hal ini di sampaikan salah satu warga desa Awanggo, Jufri Salasa membenarkan bahwa, Kepala desa tidak netral dalam proses pembagian BLT.

 

Kepala desa membagikan BLT hanya ikut selera sandiri dan tidak sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah maupun ketentuan Hukum yang berlaku. Kata (Jufri). Rabu/07/22/ sekira pukul 16:00 Wit.

 

Lanjut ia, Akibat dari ulah kepala desa membuat pembagian BLT tahap dua memicu kemarahan masyarakat desa Awanggo sehingga kantor Desa kembali di Palang Masyarakat setempat.

 

Anehnya lagi Kata Jufri, pembagian BLT tahap dua belum diketahui Masyarakat hingga saat ini menjadi kebingungan Masyarakat sebab semua Desa di Kab. Halmahera Selatan sudah disalurkan. Ungkap (Jufri)

 

Selang waktu juga disampaikan Imran Nawawi, Warga Desa Awanggo menyeroti persoalan Kepala Desa Awanggo diduga kuat berbulan bulan tidak beraktifitas di Kantor desa saat jam kerja

 

Kantor Desa merupakan pusat pemerintahan di desa tapi kepala desa tidak beraktifitas di Desa malah berkantor di rumah dan banyak kesibukan pribadi dalam Kota sehingga Masyarakat memboikot kantor Desa dengan cara memasang palang menggunakan kayu balok dan papan.

 

Kami juga menilai bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki Peran penting untu memantau dan mengawasi kinerja pihak perinta Desa,

 

Namun Ketua dan Anggota BPD selama ini hanya menutup mata dan menerima gaji dari Negara tampa melaksanakan tugas pokok sebagai badan pengawasan pengelolaan Dana Desa oleh Pemerintah Desa Awanggo. Ungkap (Imran).

 

Terpisah, Kepala Desa Awanggo Kecamatan Bacan (Halsel) melalui Sekertaris ‘Ariyanto jamil’ pada Awak Media Majalahglobal.Com mengatakan Insiden kejadian tersebut bersumber dari keterlambatan kepala desa dan bendahara desa,

 

“Siang tadi Saya sudah berkordinasi dengan kepala desa dan bendahara desa terkait penyaluran BLT dan mereka berdua siap untuk bertemu dengan masyarakat. Namun sampai soreh hari ini mereka berdua tidak mendatangi kantor Desa untuk menemui Masyarakat,” ucap Ariyanto. (Adenyong/Red)

Exit mobile version