Majalahglobal.com, Mojokerto – Pengurus Daerah Mojokerto Ikatan Notaris Indonesia bekerjasama dengan Yonif Para Raider 503/Mayangkara dan didukung oleh Pengda Kabupaten dan Kota Mojokerto Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah menyelenggarakan Notaris Masuk Desa, Bakti Sosial dan Pengobatan Massal Gratis dalam rangka peringatan HUT Ikatan Notaris Indonesia Ke-114 di Kantor Kepala Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Kepala Desa Kesimantengah, Banggal El Hakim mengucapkan terima kasih kepada ikatan Notaris Indonesia yang hari ini ulang tahun ke-114 tahun.
“Saya merasa terhormat kegiatan Notaris Masuk Desa, Bakti Sosial dan Pengobatan Massal Gratis bisa dilaksanakan di Kesimantengah. Semoga 100 % pedagang UMKM Desa Kesimantengah bisa segera mendapatkan izin usaha setelah mendapatkan sosialisasi hari ini,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menceritakan bahwa saat ini berada dalam situasi perubahan teknologi informasi yang sekarang masuk pada era Society 5.0 ini, pengetahuan masyarakat terkait hukum harus diseimbangkan.
“Karena semua harus memiliki kepastian dan kekuatan hukum,” tuturnya.
Menurut Ikfina, banyaknya permasalahan ahli waris dan hutang piutang di tengah masyarakat, maka masyarakat dituntut harus paham terkait masalah hukum tersebut.
“Tak hanya itu, para pelaku usaha mikro juga harus ada kepastian hukum, usaha mikro harus memiliki izin karena pemerintah dapat memberikan bantuan kepada usaha mikro yang terdaftar,” ucapnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga mengatakan, pada saat ini, pemerintah menginginkan semua masyarakat harus melek hukum. Maka, adanya kegiatan ini, Ikfina sangat bersyukur dan mendukung apabila kedepanyan ada kegiatan yang serupa.
“Karena dengan adanya giat ini dapat memberikan masyarakat pengetahuan terkait dengan hukum,” tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Letkol Inf Roliyanto menjelaskan bahwa sangat bangga dan berterima kasih atas keiukut sertaannya Para Raider 503 dalam bakti sosial yang diselenggarakan pada hari ini.
“Kami mohon untuk kegiatan yang lain juga kami dapat diikutsertakan selain menambah pengalaman juga ada peran kami di Kabupaten Mojokerto,” terangnya.
Sebagai informasi, kegiatan pengobatan massal kali ini menyasar sedikitnya 50 orang. Sementara, bakti sosial yang berupa 3 kg beras, 1 Liter minyak, dan 1 kg gula diserahkan kepada 50 orang dari lima dusun yakni dusun Kesiman, dusun Dupak, dusun Jati, Dusun Karangan, dan Dusun Galenglo. (Jay)









