Warga Kasdam Dimutilasi, Polda Sulsel Gelar Pengambilan Sampel Organ Tubuh

Warga Kasdam Dimutilasi, Polda Sulsel Gelar Pengambilan Sampel Organ Tubuh
Tim Forensik Polda Sulsel saat mengambil sampel

Majalahglobal.com, Halmahera Selatan – Terlihat Tim Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) didampingi Anggota Kepolisian Polsek Bacan Barat Halmahera Selatan (Halsel) melakukan pengambilan sampel ke organ tubuh milik Almarhum Asri Iskandar Alam (27) yang diduga kuat dibunuh secara sadis (Dimutilasi) pada tanggal 1 Mei 2022 lalu.

 

Berdasarkan pantauan Media ini. Tim Forensik Biddikkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berjumlah tiga (3) orang itu, didampingi oleh lima (5) orang Anggota kepolisian Polsek Bacan Barat (Halsel) dan kedua orang tua korban serta puluhan keluarga korban melakukan penggalian makam milik Almarhum Asri (27) di Desa Kasiruta Dalam (Kasdam) pada Minggu,12 Juni 2022, sekira pukul 11:16 Wit.

 

Sebelum dilakukan penggalian makam milik Almarhum Asri. Tim Forensik dan pihak Kepolisian Polsek Bacan Barat mengajak puluhan keluarga korban dan sejumlah Warga Masyarakat ikut menyaksikan penggalian tersebut untuk berdoa berdasarkan Agama dan kepercayaannya masing-masing.

 

Baca Juga :  Kantor Desa Suma Tinggi Terancam Dibakar, Diduga ada Korupsi Dana Desa 2 Periode

Usai membacakan doa, Tim Forensik melakukan pengambilan sampel milik kedua orang tua korban. Setelah organ tubuh milik korban di angkat dari makam, Tim Forensik berjumlah tiga orang dan dua orang penyidik Polsek Bacan Barat (Halsel) melakukan pengambilan sampel sekitar dua jam lamanya gunanya untuk mengetahui penyebab kematian korban yang sebenarnya.

 

Usai pengambilan sampel, dr. Denny ,Sp.F,M.Kes selaku perwakilan tim forensik Polda Sulsel di konfirmasi media ini mengatakan pihaknya datang ke Halsel ini, berdasarkan surat permohonan Polres (Halsel) melalui Polsek Bacan Barat.

 

“Untuk melakukan pengambilan sampel, dan dilaksanakan kurang lebih dua jam sesuai surat permohonan dari Kepolisian Polsek Bacan Barat dalam rangka pemiriksaan medis atas meninggalnya korban,” kata dr. Denny.

 

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa sampel yang diambil akan diperiksa di laboratorium karena kondisi tulang korban atau jenasah sudah rusak. Hasilnya akan di sampaikan ke penyidik kurang lebih satu bulan lagi,” terangnya

Baca Juga :  Kapolres Halmahera Selatan Segara Proses Hukum Kepala Desa Dan PPS KPPS Di Desa Galala

 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bacan Barat (Halsel) Ipda Ikbal Taturey mengatakan kedatangan dirinya bersama beberapa rekan untuk mendampingi Tim Forensik Sulsel melakukan pengambilan sampel.

 

“Kami dari Polsek Bacan Barat berjumlah lima (5) orang sebatas mendampingi tim forensik untuk mengambil sampel,” ungkap Ikbal. (Kandi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *