Majalahglobal.com, Mojokerto – Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si membuka secara resmi Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Mojokerto Tahun 2022, Rabu (6/4/2022) di Pendopo Graha Maja Tama Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Ikfina menyampaikan, Pilkada serentak yang akan kita laksanakan ini sudah mengalami penundaan. Seharusnya sudah kita laksanakan kemarin pada saat kita mengalami pandemi covid 19 gelombang ke-2 tahun 2021. Sehingga kemudian ditunda pelaksanaannya setelah ada surat dari Pemerintah Pusat dan Kementrian Dalam Negeri kepada semua daerah untuk menunda pelaksanaan Pilkada.

“Dan saat ini, Alhamdulillah kita sudah berada pada PPKM level 1 dan saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya karena status PPKM level 1 ini tidak didapatkan begitu saja tetapi memang harus diperjuangkan. Total hanya ada 7 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang meraih PPKM Level 1. Kita perlu bersyukur dan harus mempertahankan ini mengingat Pilkades serentak masih akan kita laksanakan pada tanggal 14 September 2022,” ujarnya.
Ditegaskannya, yang menjadi landasan dan menyebutkan secara langsung terkait dengan Pilkades yaitu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 dan yang paling bawah yang menjadi dasar dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini adalah Perbup nomor 4 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pilkades. Semua landasan hukum ini dijadikan pegangan Bapak-Ibu terutama untuk para panitia.
“Saya nyuwun tulung BPD juga memahami betul terkait dengan aturan Pilkades serentak ini. Pilkada serentak adalah suatu proses demokrasi sehingga kita wajib saling menghargai. Dalam demokrasi itu semuanya mempunyai hak untuk bisa menghilangkan hak suaranya. Bolehlah kita ini mencoba harus berusaha gimana caranya mendapatkan jabatan Kades, tetapi pakailah cara yang lebih humanis dan lebih santun. Pilkades merupakan satu instrumen cara bagaimana bisa mendapatkan pemimpin-pemimpin yang bisa membawa masyarakat desa itu untuk bisa mengenali permasalahan di desa, kemudian menyelesaikan masalahnya bersama-sama dan memikirkan Bagaimana desa ini bisa berkembang menjadi desa yang mandiri dan sejahtera,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, semoga Kepala Desa yang terpilih nanti mempunyai visi-misi yang jauh kedepan. Betul-betul bisa merangkul dan membangun semua masyarakatnya untuk kita saling bekerja sama dan peduli dengan desanya. Pilkades dikatakan baik jika memiliki beberapa hal, yang pertama wajib transparan dan akuntabel. Jadi kalau transparan itu tidak ada yang ditutupin dan siapa yang nanti menjadi saksi, saksinya wajib akuntabel bisa dipertanggungjawabkan semuanya sesuai aturan dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Total ada 41 Desa dari 15 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang menggelar Pilkades Serentak. Hanya Desa-desa yang berada di Wilayah Kecamatan Trawas, Pacet dan Kemlagi yang tidak mengikuti Pilkades Serentak tahun ini. Perlu diketahui, intuk pembentukan panitia pemilihan Kepala Desa ini dilakukan oleh BPD. Proses pembentukan panitia juga wajib sesuai dengan aturan untuk menghindari kecurigaan-kecurigaan dan prasangka- prasangka. Kemudian tahap berikutnya adalah tahap pencalonan. Tolong panitia nanti mencermati syarat-syaratnya. Mana yang tidak lolos dan mana yang lolos. Yang dijadikan pegangan panitia Pilkades adalah berpedoman pada tata tertib aturan, supaya betul-betul dijamin kemandiriannya. Artinya tidak terpengaruh oleh pihak lain yang mempengaruhi panitia,” terangnya.
Masih kata Bupati Mojokerto, untuk teman-teman di kepanitiaan Kabupaten, tolong untuk memperhatikan tugas-tugasnya melakukan monitoring pada setiap tahap. Terutama untuk para Camat untuk bisa selalu melakukan monitoring dari semua tahap yang dilakukan oleh panitia pemilihan. Tolong dibantu untuk melakukan evaluasi terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku agar semuanya berjalan dengan lancar dan tertib.
“Mari kita bekerjasama dengan kita memikirkan bagaimana kita bisa mengendalikan bersama-sama bangkit menuju Kabupaten Mojokerto yang lebih maju. Semoga Allah selalu memberikan rahmatnya kepada kita semua dan Pilkades Serentak Kabupaten Mojokerto 14 September 2022 bisa berjalan dengan lancar dan akan mendapatkan pemimpin-pemimpin terbaik,” tutupnya. (Jay)









