DPRD Kabupaten Mojokerto H. Winajat Merespon Demo Sopir Truk

DPRD Kabupaten Mojokerto H. Winajat Merespon Demo Sopir Truk
DPRD Kabupaten Mojokerto H. Winajat Merespon Demo Sopir Truk

Majalahglobal.com, Mojokerto – H. Winajat, S.H. Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar serap aspirasi (Reses) tahap 1 tahun anggaran 2022, Minggu (13/3/2022) di Desa Wotanmas Jedong Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.

 

Dalam sambutannya, Winajat berharap semoga pertemuan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua. Sebelum memulai acara reses hari ini, mari kita semua berdoa Semoga DPRD Kabupaten Mojokerto Almarhum Bapak Suwandi Kadir dan DPRD Kabupaten Mojokerto Almarhum Bapak Subandi senantiasa amal baiknya diterima Allah SWT.

 

“Perlu diketahui, besok Senin ada Paripurna Pengganti Antar Waktu Almarhum Bapak Suwandi Kadir yang digantikan oleh Bapak Madarai. Sedangkan untuk Pengganti Antar Waktu Almarhum Bapak H. Subandi masih belum ada petunjuk siapa penggantinya. Almarhum Bapak H. Subandi itu selalu menutupi kekurangan anak buahnya. Saya bersaksi bahwa Bapak H. Subandi adalah orang baik,” jelasnya.

Baca Juga :  KONI Kabupaten Mojokerto Gelar Turnamen Bola Voli Piala Bupati Mojokerto Cup 2024

 

Lebih lanjut dikatakannya, saya duduk di Komisi I harus peka pada ekonomi masyarakat Kabupaten Mojokerto. Kemarin itu ramai soal demo sopir truk logistik. Mereka merasa dengan adanya kebijakan zero ODOL (Over Dimension Over Load), merasa dibatasi volume muatannya.

 

“Tentunya kita berada disini sebagai penyalur aspirasi masyarakat. Memang kebetulan saya di Komisi I yang konsentrasi ke Perda. Manfaatnya seperti apa dan mudhorotnya seperti apa bakal segera kita pelajari. Jadi yang menangani demo itu memang Komisi I. Tentunya kita segera merespon demo sopir kemarin agar segera ada revisi setelah kita bersuara,” ujarnya.

Perlu diketahui juga, Ketua DPD Golkar Jatim Bapak Sarmuji meminta status PPKM dicabut. Kami sangat mendukung hal itu, saya yakin kita semua juga setuju. Semoga hal ini segera terealisasi, supaya kita saat menghadapi bulan ramadhan tidak was-was lagi. Semoga pemerintah secepatnya mencabut status PPKM. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *