mahkota555

Inilah Gambran Ujian Perangkat di Desa Cepokolimo

Inilah Gambran Ujian Perangkat di Desa Cepokolimo
Inilah Gambran Ujian Perangkat di Desa Cepokolimo

Mojokerto – Ujian perangkat Desa Cepokolimo Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto diikuti 16 peserta dari 5 formasi yang kosong bertempat di Pendopo Balai Desa Cepokolimo pada Rabu, (09/02/2022).

Dalam ujian perangkat desa tersebut diikuti oleh 16 orang pelamar yang memperebutkan 5 formasi Perangkat Desa yang terdiri dari Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, Kepala Dusun Pasinan, Kepala Dusun Baraan dan Kepala Dusun Soso.

Pada keterangannya Kepala Desa (Kades) Cepokolimo Mahfud Sulaiman, S.Pd menyampaikan, dalam proses ujian tes perangkat desa ini diikuti sebanyak 16 peserta dan nanti dari hasil tes dengan nilai tertinggi akan mengisi 5 kuota formasi perangkat desa yang kosong. 15 peserta berasal dari pribumi atau desa sendiri dan 1 peserta dari luar desa.

“Kami memastikan ujian perangkat desa kali ini tetap mengedepankan prinsip kejujuran dan keterbukaan. Dari proses awal pembuatan soal sampai ujian berlangsung berjalan sesuai aturan yang ada,” papar Mahfud.

Perlu diketahui bersama, dalam kegiatan ujian perangkat tersebut yang berhak untuk dilantik karena mendapatkan nilai tertinggi pada formasi masing – masing yaitu Kaur Keuangan diraih Ridho’ I, Andre Herlanda, Kaur Perencanaan Dewi Sutanti, Kepala Dusun Pasinan Sugeng Hidayat, Kepala Dusun Baraan M.Syaifuddin dan Kepala Dusun Soso diraih Kuswantono. Kelima calon perangkat tersebut yang nantinya akan saya lantik karena meraih nilai tertinggi dari peserta-peserta ujian perangkat desa yang lainnya.

“Alhamdulillah ujian perangkat desa tahun ini berjalan dengan tertib dan lancar, dan ujian ini menghasilkan penyeleksian dan koreksi yang jujur dan transparan. Sehingga, hasilnya dapat diterima oleh semua pihak terkait dan tidak meninggalkan permasalahan dikemudian hari,” ungkap Kades Mahfud.

Ia juga mengapresiasi langkah Panitia yang melakukan seleksi pengisian perangkat desa. Dirinya meminta untuk dilaksanakan secara transparan dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten dalam pelaksanan tes yang benar-benar kredibel.

“Kita meminta agar pelaksanaan seleksi perangkat desa dilakukan secara transparan dengan melibatkan pihak-pihak, terkait pelaksana tes yang kredibel. Panitia harus kita kawal semata-mata untuk melahirkan pemerintahan desa yang profesional dan kompeten. Jangan sampai amanat ini terciderai gara-gara proses rekrutmen aparatur pemdes yang tidak transparan,” tutupnya. (jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *