mahkota555

Ciptakan Kelestarian Hutan, Perhutani Mojokerto Gelar Gerakan Tanam Pohon

Ciptakan Kelestarian Hutan, Perhutani Mojokerto Gelar Gerakan Tanam Pohon
Ciptakan Kelestarian Hutan, Perhutani Mojokerto Gelar Gerakan Tanam Pohon

Lamongan – Perhutani Mojokerto, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) wilayah kerja Bojonegoro dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Moronyamplung menggelar gerakan menanam pohon dan sedekah oksigen dipetak 42 D Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mantup BKPH Mantup, Minggu (30/1/2022). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengkayaan tanaman agar bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan serta untuk menjaga debit air di seputaran Kawasan Perlindungan Setempat (KPS).

Saat diwawancarai media ini, Administratur Perhutani Mojokerto melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Mantup Supadi mengatakan, bahwa penanaman bersama ini merupakan agenda bersama antara Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro yang mendapat dukungan LMDH Moronyamplung.
Menurut Supadi, bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga debit air yang ada pada KPS tersebut, dengan sebagian penanaman bibit buah-buahan diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat ketika nanti buahnya bisa dipanen.

“Pohon yang ditanam antara lain bibit alpukat 200 plances, durian 200 plances dan selebihnya adalah tanaman keras yaitu mahoni 300 plances dan bibit pohon jati 300 plances, sehingga total keseluruhan yang kita tanam sebanyak 1000 bibit pohon,” tegas Supadi.

Sementara itu, Eni Setiyorini selaku Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro mengatakan, bahwa ini adalah langkah kongkrit kami dan teman-teman yang mengikuti penanaman bersama untuk mewujudkan kelestarian hutan dan menjaga debit air yang ada dikawasan hutan.

“Semoga kelak bibit pohon yang kita tanam bisa dinikmati sampai generasi selanjutnya,” ujar Eni.

Bambang Suprayogi selaku Ketua LMDH Moronyamplung mengatakan, pihaknya bersama seluruh anggotanya sangat mendukung upaya penanaman tersebut.

“Kami berharap penanaman dikawasan lindung ini bisa juga dilakukan ditempat lain, dan kegiatan semacam ini bisa terus digencarkan untuk menciptakan kelestarian hutan,” tutupnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *