mahkota555

Sambangi Chosik, Dharma Wanita Flotim Pastikan Ekonomi Berkembang Lewat UMKM

Sikka – Dalam rangka mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Dharma Wanita Kabupaten Flores Timur mengunjungi UPT. Sikka Inovation Center (SIC) sebagai Pusat Teknologi dan Inovasi Komiditi Unggulan Kabupaten Sikka. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau pengolahan Chosik.

Kepada Wartawan, Sabtu (22/01/2022), Ketua Dharma Wanita Kabupaten Flores Timur, Maria Goreti Rina Nugroho mengatakan, kunjungan ke UPT SIC ini dalam rangka melaksanakan program Bidang Sosial Budaya bekerja sama dengan Bidang Ekonomi.

Rina Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya ingin mengetahui sejauh mana jangkauan UMKM di Kabupaten Sikka saat ini. “Kami ingin tau UMKM yang di Sikka itu menjangkau dimana saja. Namun setelah mendengarkan keterangan dari ibu Asisten 2 saya senang sekali,” ungkap Isteri Sekda Sikka ini.

Ia mengakui, meski ada banyak bidang UMKM yang dilakukan untuk membangkitkan ekonomi dimasa pandemi ini, namun saat ini Pemda Flotim hanya mengembangkan tenun pemula. “Berbeda dengan Pemda Larantuka, disana banyak bidang yang dilakukan, tetapi akhir-akhir ini hanya tenun pemula, ,” ujar Rina Nugroho.

Ia menilai bahwa Pemda Sikka sangat luar biasa dalam menciptakan dan mengembangkan Coklat sebagai komoditi lokal dan selanjutnya membuka ruang pemasaran sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa ternyata NTT bisa, tandasnya.

Sementara itu, Asisten 2 Setda Sikka bidang Ekonomi dan Pembangunan, Constantina Tupa Arankoja, S.Sos ketika memberikan sambutan menjelaskan, pengembangan Chosik yang dilakukan melalui UPT SIC ini merupakan sebuah inovasi dengan potensi unggulan lokal di Kabupaten Sikka, melalui kerja sama dengan Koperasi.

Arankoja mengakui bahwa proses ini memang masih sedikit sulit karena dalam pengelolaaannya Chosik ini tidak seperti di perusahaan. Tetapi sebenarnya Chosik ini merupakan satu unit inovasi yang harus tetap dikembangkan kedepannya, ujarnya.

Ia mengharapkan agar apa yang sudah dilihat dan dilakukan ini bisa menjadi sebuah inspirasi yang bisa dikembangkan di Flores Timur sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan Coklat sebagai bahan baku pengolahan Chosik.

Saat yang sama, Kepala Bapelitbang Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa mengatakan bahwa, dengan adanya Chosik ini diharapkan Sikka bisa menjadi pusat inovasi terhadap pengolahan berbagai produk lokal.

Selanjutnya, jelas Femy Bapa, ini juga bisa diteruskan oleh UMKM dan BUMdes untuk bisa menjangkau kepada pemasarannya. Dengan demikian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dari semua pihak termasuk semua lapisan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan Femy, kemudian kita berharap kedepannya, ini bisa menjadi Brand bagi Kabupaten Sikka. Saat ini pihaknya sedang dalam proses untuk bisa mengirimkan bubuk ke perusahaan-perusahaan coklat yang besar. Siapa tau akan di uji coba dan bisa dijadikan bahan baku dalam pengolahan selanjutnya.

Femy menuturkan bahwa apa yang saat ini dilakukan oleh pihaknya akan memberikan manfaat kepada para petani. Karena memang kualitas kakao di Sikka sangat luar biasa sembari mengatakan bahwa bukan target pendapatan yang mau dikejar tetapi gencar melakukan promosi dengan turun ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Chosik Sikka yang punya kualitas yang luar biasa ini.

Terkait Sertifikat Halal, Femy mengatakan bahwa setiap tahun tetap diurus, dan saat ini sedang diproses oleh BPOM selkaligus mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melengkapi persyaratan administrasi dan dalam waktu dekat sudah bisa diterbitkan, pungkasnya. (Frans Dhena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *