mahkota555

Tata Cara Berharap, Begini Penjelasannya

Tata Cara Berharap, Begini Penjelasannya
Tata Cara Berharap, Begini Penjelasannya

Berharap itu menyakitkan, jadikan harapan itu adalah harapan Allah. Itu adalah maqolah guru kami Syekh Achmad. Maksud dari maqolah tersebut adalah ketika kita berharap sesuatu untuk kepentingan sendiri, maka itu bisa menyakitkan.
Karena harapan untuk pribadi belum tentu bisa terwujud dan tidak ada manfaatnya untuk orang lain.

Beda apabila itu adalah harapan Allah, dalam arti dengan berusaha mewujudkan harapan dari guru atau harapan untuk keluarga kita, maka itu berarti kita menjadi wasilah harapan Allah kepada mereka.
Sejongga walaupun harus dengan jerih payah dalam mewujudkannya tapi tidak apa apa yang penting bisa terlaksana.

Contohnya adalah seorang santri yang ingin mewujudkan harapan gurunya untuk bisa hafal AlQuran dalam waktu 3.tahun. Bila bisa mewujudkannya maka selain mendapat ridho dari gurunya, ia akan bisa bermanfaat melalui ilmu yang diamalkan kepada masyarakat.

Beda dengan seseorang yang berharap untuk pribadinya sendiri, bila gagal ia akan kecewa dengan sendirinya dan akan menyusahkan orang lain. Contoh seorang yang berharap bisa makan nasi goreng, tapi ternyata warungnya tutup, maka ia akan kesal dan bila curhat ke orang lain pun yang mendengar juga tidak akan berkenan.

Oleh sebab itu janganlah pernah berharap sesuatu yang kaitannya hanya untuk kepentingan pribadi. Tapi berusalah mewujudkan harapan orang lain, agar kita termasuk golongan orang yang mulia dan bermanfaat untuk sesama.

Serta juga janganlah berharap kepada manusia, karena manusia itu sifatnya terkadang ingkar janji alias PHP. Berharaplah hanya kepada Allah semata karena Allah adalah Pemberi Harapan Nyata, yang Maha Mengabulkan keinginan hambaNya.

Penjelasan QS. Al A’Rof ayat 56:
وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya: Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.

Semoga kita semua adalah termasuk golongan orang orang yang hanya berharap kepada Allah dan terhindar dari harapan semu yang menyakitkan. Amin. (Atz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *