
Majalahglobal.com, SURABAYA – Daftar Nama 17 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentakb 2020 di Jawa Timur sudah tersusun. Hari ini, Jumat (26/2/2021) Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik 17 kepala daerah tersebut di Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Presiden berharap, April itu kita bisa take off. Artinya pertumbuhan kita di triwulan 1 ini diharapkan sudah tidak terbentur hal-hal yang menghambat seperti dana desa. Kita bisa bangun sinergitas kolaborasi di antara Kabupaten satu dengan kabupaten lain. Kota satu dengan kota lain atau antara kabupaten kota dengan Pemprov.
“Hari ini kita berharap bahwa akan ada percepatan dari banyak hal yang kita kemudian menyiapkan tagline Jatim bangkit. Apa yang sebenarnya kita harapkan antara lain adalah kalau di tingkat nasional berharap sangat bahwa kita bisa memaksimalkan bangga buatan Indonesia dan bangga wisata Indonesia,” ungkapnya.
“Bagaimana kita menyiapkan paket paket wisata yang memungkinkan yang bisa memberikan daya tarik dan gravitasi secara lebih merumuskan bangga buatan Indonesia dan bangga wisata Indonesia dikaitkan dengan maksimalisasi dari seluruh energi para pelaku UMKM di Jawa timur,” jelasnya.
Kata Jack Ma Founder Alibaba, Lanjut Gubernur, ia menyebut tahun 2030 itu sebetulnya akan menjadi bagian dari ibaratnya surganya UMKM. Hari ini kita penguatan untuk bisa menyiapkan digitalisasi bagi pelaku UMKM. Hal itu sudah luar biasa dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu banggalah dengan buatan Indonesia dan banggalah dengan wisata Indonesia.
“Dan yang terakhir, mudah-mudahan forum ini forum yang sangat barokah. Karena ada putra dari Rais Syuriah PBNU yakni wakil bupati Jember. Dari beliaulah yang mencetuskan bagaimana persaudaraan, karena sesama umat Islam persaudaraan yang dibangun harus penuh dengan saling menghormati, saling memelihara kerukunan dan seterusnya,” terangnya.
Inilah Daftar Nama 17 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur :
1. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jember: Hendy Siswanto-M Balya Firjaun Barlaman
2. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik: Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah
3. Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya: Eri Cahyadi-Armudji
4. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko-Lisdyarita
5. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malang: Sanusi-Didik Gatot Subroto
6. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo: Ahmad Muhdlor Ali-Subandi
7. Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan: Saifullah Yusuf-Adi Wibowo
8 Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar: Santoso-Tjutjuk Sunario
9. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek: Moch Nur Arifin-Syah M Natanegara
10. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi: Ony Anwar-Dwi Riyanto Jatmiko
11. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep: Ahmad Fauzi-Dewi Khalifah
12. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blitar: Rini Syarifah-Rahmad Santoso
13. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo: Karna Suswandi-Khoirani
14. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kediri: Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa
15. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto: Ikfina Fahmawati-Muhammad Albarraa
16. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan: Yuhronur Effendi-KH Abdul Rouf
17. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi: Ipuk Fiestiandani Azwar Anas-Sugirah
Pelantikan dibagi dalam tiga sesi, yakni pukul 09.00 WIB, pukul 13.00 WIB, kemudian pukul 16.00 WIB.
Pada sesi pertama yang dilantik adalah pasangan calon terpilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Ponorogo, Situbondo, Sumenep, Ngawi, dan Banyuwangi.
Sesi kedua, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Mojokerto.
Dan sesi ketiga, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Gresik, Lamongan, dan Kota Surabaya.
Perlu diketahui, Para pejabat Forkopimda kabupaten/kota hanya bisa menyaksikan secara virtual dari daerah masing-masing akibat wabah covid-19. Penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan sangat ketat, termasuk pasangan kepala daerah yang hanya diperkenankan didampingi pasangan.
Selain itu, di dalam ruangan pelantikan dibatasi hanya 60 orang dan telah melakukan tes swab serta hasilnya negatif. (jay)









