Majalahglobal.com, MOJOKERTO – Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim MA mendeklarasikan Asep Saifuddin Chalim (ASC) Foundation yang mempunyai nilai-nilai dasar keislaman, kebangsaan, pancasila dan NKRI, Rabu (24/2/2021) di Kampus Institut KH Abdul Chalim, Desa Bendungan Jati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
KH. Asep Saifuddin Chalim mengatakan, menurut teori, ada empat hal yang membuat negara itu maju, adil dan makmur. Yang pertama, ilmu ulama dan ilmuwan dipakai birokat. Yang kedua, birokratnya adil. Yang ketiga, dibantu oleh konglomerat yang dermawan. Yang keempat, orang miskin mendoakan pemimpinnya.
“Untuk itu kami di Mojokerto ini berkeinginan janji-janji yang kami berikan itu harus ada realisasinya. Saya membikin foundation ini untuk menjadikan referensi nasional maupun internasional. Kami hanya akan membantu tidak melakukan komunikasi dengan pemerintah yang sifatnya kerjasama. Hanya membantu. Dibantupun sama Pemerintah Mojokerto, Pemerintah Jawa Timur maupun Pemerintah Pusat saja saya tidak mau. Kita hanya ingin mau memberi,” ujarnya.
“Hadirnya ASC Foundation ini semoga bisa membantu seluruh masyarakat Indonesia dan bisa memberikan inspirasi bagi para konglomerat untuk lebih peduli pada masyarakat. Kita sudah memulai kegiatan kemanusian ini sudah lama. Kita telah menanam tanaman di sepanjang jalan pandanarum sampai cembor, membuat percontohan sungai mengalir yang airnya bisa diminum dan banyak ikannya di Bernah De Vallei dan kami telah memberikan 3000 beasiswa untuk 517 Kabupaten/Kota di Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, KH. Asep juga mengatakan, mengapa kita mengundang media untuk mendeklarasikan ASC Foundation, hal itu agar masyarakat tidak kaget jika kami tiba-tiba membantu di daerahnya. Entah itu membangun keramik, membangun WC maupun memberikan bantuan bencana alam. Tidak hanya di Mojokerto ya tapi untuk seluruh Indonesia.
“Insha Allah bulan Juli 2021, saya akan membeli 18 ambulance. Yang akan digunakan di setiap Kecamatan di Kabupaten Mojokerto untuk mengantar warga yang sakit ke Rumah sakit,” tandasnya.
“Saat ini saya sedang proses pembelian tanah untuk pembangunan rumah sakit. Dimana rumah sakit tersebut akan berorientasi pada kemanusiaan,” tutup Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA. (jay)
