Majalahglobal.com, MOJOKERTO – Pada hari ini, Rabu 20 Januari 2021, Kapolresta Mojokerto menggelar silaturahmi bersama media dalam rangka mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Menuju Kota Mojokerto Bangkit.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, kawan-kawan media, menginjak tahun 2021, tentunya saya tidak perlu perkenalan lagi dan yg perlu diperkenalkan adalah tempat ini.
“Tempat ini adalah wajah baru di Mapolresta Mojokerto. Dimana kantin ini ada monumen alhamarhum Bripda Wahyu Prastiyanto Anggota Sat Sabhara Polresta Mojokerto yang mengalami kecelakaan pada saat tugas.
Masih kata Kapolresta Mojokerto, kemudian yang kedua, kita silaturahmi ini untuk sinergitas dan soliditas. Peran mitra media Polresta Mojokerto sudah jelas. Yaitu memberikan berita yang postitif Polresta Mojokerto.
“Saya butuh pemberitaan pelaku usaha mana saja yang melanggar protokol kesehatan, agar ada budaya malu. Dan tentu akan membuat pelanggannya menurun karena sering diberitakan media melanggar protokol kesehatan,” ujar Kapolresta Mojokerto.
Sementara itu, dalam sesi tanya jawab, Nyoto Wibowo yang merupakan wartawan sekilas media berharap agar Polresta Mojokerto bisa lebih humanis dalam menekan penularan covid-19.
“Contohnya dengan memberikan penghargaan pada pelaku usaha yang tertib melakukan protokol kesehatan. Atau bisa juga dengan kita menggelar cangkrukan disana, karena tempatnya sudah sesuai protokol kesehatan atau cara yang lebih humanis lainnya. Karena masyarakat sudah jengah polisi terus membubarkan kerumunan saja,” ungkap Nyoto Wibowo.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengucapkan terima kasih banyak atas kritik dan sarannya.
“Nanti saya sampaikan saat rapat gugus tugas covid-19 Kota Mojokerto. Kalau Satpol PP Kota Mojokerto dulu sudah pernah memberikan sejumlah uang, masker dan hand sanitizer pada masyarakat yang tertib pakai masker,” jelas Kapolresta Mojokerto. (jay)










