Malang – majalahglobal.com : Minggu 19 Januari 2020 bertempat di Caffe SKP ( Satuan Kekuatan Pikir ), DPC GmnI Malang mengadakan sarasehan sebagai pembukaan dari SIM ( Study Ideologi Marhaenisme) yang nantinya akan di agendakan setiap per bulan sekali lintas komisariat yang bernaung di bawa DPC GmnI Malang.
Kegiatan sarasehan ini mengambil tema Marhaenisme dan Reformasi Dalam Cengkraman Oligarki, yang dikupas oleh kedua Narasumber yaitu Ki Djati Kusumo dan Dr Cakti Indra Gunawan SE MM PHD, dan di hadiri oleh seluruh komisariat yang berada di bawa naungan DPC GmnI Malang dan beberapa organisi Cipayung.
Di dalam kegiatan sarasehan ini, Ketua DPC GmnI Malang Bung Kaitanus Angwarmas Mendeklarasikan lembaga LEGASIDAYA RAMAI ( Lembaga Seni Budaya Rakyat Marhaen Indonesia), sebagai bentuk pengayatan akan identitas bangsa yang termuat dalam tri sakti Bung Karno yaitu salah satunya Berkepribadian dalam bidang budaya.
“Saya kira bahwa kita hanya menjalankan amanah tri sakti Bung Karno dan GmnI sebagai kader yang masih menjaga ajaran-ajaran Bung Karno minimal membuka ruang kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya berkepribadian di bidang budaya” pungkasnya.
Baginya Lembaga ini hanya bagian terkecil dari amanah namun minimal kader GmnI mampu menyadari bahwa peran budaya sebagai identitas bangsa di saat itu di ancam kedudukannya dengan arus westernisasi maka tugas GmnI harus memberikan penyadaran kepada nasyarakat tentang ancaman ini.
Lembaga ini akan di ketuai oleh Bung ABE dan di anggotakan oleh 4 orang yaitu Bung Andre, Bung Arden, Bung Andri Wedo dan Bung Epak sebagai pengurus lembaga.
Bung Kaitanus Angwarmas Berharap bahwa Lembaga ini bisa bersinergitas dengan DPC GmnI Malang. karena yang membentuk lembaga ini adalah DPC GmnI Malang Maka Bung Kaitanus Sebagai Ketua mengeluarkan Peratuaran Cabang (PERCAB 02 ) yang akan mengatur dan mengikat serta menilai perjalan lembaga-lembaga yang di bentuk.
Lembaga LEGASIDAYA RAMAI ini mendapat sambutan hangat dari ke dua narasumber yaitu Ki Djtai Kusumo yang juga salah satu Budayawan Malang dan Dr Cakti Indra Gunawan yang berlatar belakang Penulis dan pengajar itu. (Yongki)











