Ngawi-majalahglobal.com : Telah terjadi aksi massa di depan kantor desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi pada Kamis malam (27/06/2019). Dalam aksi tersebut massa menuntut keadilan terkait kecurangan yang dilakukan salah satu calon Kades pada panitia Pilkades.
Mendasar Informasi yang diperoleh di lapangan, hal itu terjadi lantaran salah satu kader dari seorang calon kades diketahui telah meminta surat undangan pencoblosan beberapa warga. Bertujuan agar mengurangi hak pilih, langkahnya itu diyakini mampu memenangkan Cakades yang didukungnya.
Dengan modus memberikan iming-iming rupiah, pelaku curang yang tertangkap basah tersebut merayu warga incarannya untuk menyerahkan surat undangan.
Sementara itu, dari massa pendemo, mereka menginginkan Cakades yang bersangkutan didiskualifikasi dari ajang pemilihan kepala desa.
“Perbuatan curang ini sudah mencederai demokrasi, kami tetap tidak terima ini terjadi di desa kami” kata Yanto, salah satu pemuda Gemarang.
Meskipun peserta demonstrasi berjumlah banyak, namun tidak terjadi kerusuhan dalam aksi tersebut. Nampak beberapa personil baik dari aparat Kepolisian maupun TNI berjaga mengamankan situasi.(heru bagus prasetio)
