HOME // Berita Banyuwangi // Uncategorized

200 Warga Miskin Penderita Katarak Menjalani Operasi Gratis Yang Diadakan PMI Banyuwangi

   Pada: Juli 31, 2017
BANYUWANGI – majalahglobal.com : Sebanyak 200 orang menjalani operasi katarak gratis melalui baksos hasil kerja sama PMI Banyuwangi dan John Fawcett Foundation (JFF). Untuk yang kelima kalinya ini PMI Banyuwangi menyelenggarakan bakti sosial “Peduli Mata” di Bumi Blambangan. Bakti sosial (Baksos) telah dilangsungkan di kantor PMl Banyuwangi (28/7) hingga (30/7). 
Berbagai bentuk layanan kesehatan mata, mulai pemeriksaan, pemberian kacamata, hingga operasi katarak diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Melalui kegiatan kali ini juga, sebanyak 2.000 pasien mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, dan/atau kaca mata secara cuma-cuma.
Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, serta sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Bunyuwangi hadir pada acara pembukaan baksos Peduli Mata kali ini. “Saya mendukung kagiatan PMI untuk terus dilakukan, bahkan kalau perlu ke depan PMI melakukan jemput bola ke desa-desa untuk memberikan bantuan kesehatan kepada warga kurang mampu,” papar Anas.
Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko menambahkan, “pihaknya berharap kegiatan baksos Peduli Mata yang telah dilaksanakan sebanyak lima kali tersebut terus diselenggarakan di tahun-tahun mendatang, sehingga jumlah warga kurang mampu yang mendapat penanganan kesehatan mata terus meningkat.”
Ketua PMI Banyuwangi, dr. Mufti Aimah Nurul Anam pun menuturkan, “sebanyak 2.000 warga mendapat layanan pemeriksaan, selain itu juga ada pengobatan, dan pemberian kacamata serta 200 pasien yang menjalani operasi katarak tersebut merupakan warga kurang mampu, mereka terjaring dari hasil pendataan Puskesmas se-Banyuwangi oleh karena PMI terus berkoordinasi dengan Puskesmas.”
Mereka yang mendapat layanan kesehatan mata pada baksos kali ini merupakan warga kurang mampu yang terjaring dari Puskesmas-Puskesmas se-Banyuwangi, Baksos kali ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membantu sesama, baik di bidang kesehatan maupun berbagai bidang yang lain, “Kami juga membawa dua bus dan dua ruang operasi supaya lebih banyak membantu masyarakat Banyuwang,” terangnya.
Menurut Anam, ke depan kegiatan serupa akan diselenggarakan lebih masif, baksos tidak hanya dilangsungkan ditingkat kabupaten, tetapi juga di kecamatan-kecamatan. “PMI juga akan turun ke desa-desa untuk melakukan screening katarak dan lain sebagainya, yang terindikasi menderita katarak, dikirim ke Banyuwangi untuk dilakukan penanganan medis,” ungkapnya.
Dan sementara Project Manager John Fawcett Foundation, Nyoman Wardhana menambahkan, “pihaknya membawa 25 tenaga medis dari Bali untuk memberikan layanan modis kepada pasien, dokter medis yang dimaksud meliputi empat dokter mata dan para medis.” (Andi)

,





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.